Perpanjangan Kontrak Karyawan TransJakarta sampai 30 Juni

Nur Azizah    •    Senin, 19 Jun 2017 13:35 WIB
transjakarta
Perpanjangan Kontrak Karyawan TransJakarta sampai 30 Juni
Dirut Transjakarta Budi Kaliwono saat peluncuran tambahan bus TransJakarta - ANT/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: PT TransJakarta membuka kesempatan bagi karyawan kontrak yang hendak memperbarui kontrak kerja mereka. Kesempatan dibuka sampai 30 Juni mendatang.

PT TransJakarta tak akan menghalangi bila ada karyawan yang ingin memutus kontrak. Mereka yang tidak `mendaftar ulang` sampai batas waktu yang ditentukan otomatis bukan lagi karyawan TransJakarta.

"Kami imbau karyawan segera ngambil keputusan, supaya kita bisa pekerjakan. Kalau tanggal 1, kita sudah tidak bisa," kata Dirut PT TransJakarta Budi Kaliwono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 19 Juni 2017.

Baca: Karyawan TransJakarta Tuntut SK Pengangkatan

Budi menuturkan, sejauh ini baru 1.000 dari 6.000 karyawan yang melakukan perpanjangan kontrak. Dia optimistis, hari ini ada lagi 1.000 karyawan yang memperpanjang kontrak. "Lebih cepet lebih baik."

Sementara itu, PT TransJakarta juga tengah membentuk masalah kepegawaiannya. Tim ini dibentuk atas inisiasi Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Tim terdiri dari Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Perhubungan dan Transportasi, serta inspektorat DKI Jakarta. Selain itu, PT Transjakarta juga mengajak Biro Hukum untuk masuk dalam tim tersebut.

"Disnaker untuk urus ketenagakerjaan. Dishub kita libatkan karena kan dulu TransJakarta dibawah Dishub. Inspektorat supaya apa yang kami putuskan tidak jadi beban TransJakarta semua," kata Budi.

Budi menuturkan, pihaknya juga akan mengajak Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD). Budi mengklaim pihaknya telah melakukan pembenahan.

Ia yakin masalah kontrak para pekerja TransJakarta akan segera selesai dengan adanya tim tersebut. Persoalan kontrak pegawai TransJakarta terjadi sudah sejak 2004 saat dibawah Dinas Perhubungan.

"Ini problem dari masalah kontrak, Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), masalah tetap, masalah segala macam dari tahun 2004 akan segera selesai. Upaya pembenahan akan terus berlangsung," terangnya.

Budi mengaku ingin seluruh karyawan mendapatkan haknya secara adil. Dia berharap dengan adanya tim khusus seluruh pegawai mendapatkan penjelasan yang jelas.


(YDH)