Newsline

Media Berkontribusi Membentuk Sikap Agresif Anak

   •    Rabu, 17 May 2017 15:51 WIB
penganiayaan anak
Media Berkontribusi Membentuk Sikap Agresif Anak
Ilustrasi. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat Sosial Devi Rahmawati menyebut media ikut berkontribusi dalam membentuk sikap agresif pada anak. Bicara media, bukan hanya tentang televisi, tayangan lain seperti dalam film juga ikut andil dalam membentuk perilaku anak.

"Salah satu faktor besar yang dianggap memiliki kontribusi adalah persoalan media. Bagaimana media yang mengandung konten kekerasan itu membuat anak-anak melakukan kekerasan yang sama," ujar Devi, dalam Newsline, Rabu 17 Mei 2017.

Devi mengatakam studi tentang perilaku anak yang agresif akibat pengaruh media sudah dilakukan sejak 60 tahun lalu. 90 persen konten yang mengandung kekerasan ada di film, sementara 68 persen melalui video game dan 60 persen dari tayangan di televisi.

Tak hanya di Indonesia, kasus-kasus kekerasan yang dilakukan anak memang terjadi dimana-mana. Hal ini tak lepas dari masifnya penggunaan media.

"Mereka mengamati, meniru dan memodifikasi apa yang dilakukan dalam tayangan," katanya.

Devi mengatakan tak jarang, tayangan-tayangan di televisi maupun film menunjukkan orang-orang baik selalu menggunakan cara kekerasan untuk menyelesaikan konflik. Ini menginspirasi anak-anak yang ketika menghadapi persoalan, konflik pun bisa dilakukan.

Ketika tayangan-tayangan itu dikonsumsi oleh anak di bawah usia 10 tahun, mereka tidak bisa membedakan mana adegan fiksi dan fakta.

"Ini yang sering kali tidak disadari oleh orang tua. Anak-anak itu baru bisa memahami apa yang ditonton ketika diberi tahu. Kalau tidak diberi tahu mereka hanya menelan bulat-bulat pemahaman visual yang mereka dapatkan," jelasnya.


 


(MEL)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

1 day Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA