Jokowi Dorong Bisnis Supermikro

Desi Angriani    •    Jumat, 18 Jan 2019 13:42 WIB
presiden jokowiPermodalan Nasional Madani
Jokowi Dorong Bisnis Supermikro
Presiden Joko Widodo di halaman Masjid Agung Cibatu, Jawa Barat, Jumat, 18 Januari 2019--Medcom.id/Desi Angriani.

Jakarta: Presiden Joko Widodo meninjau sejumlah proyek dan program pemerintah di Garut, Jawa Barat. Proyek tersebut meliputi reaktivasi rel, elektrifikasi PLN, sertifikasi tanah wakaf, hingga program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Dalam pertemuannya dengan ibu-ibu Mekaar binaan PNM, Jokowi mendorong peningkatan bisnis supermikro di Jawa Barat. Pinjaman yang diberikan oleh pemerintah harus digunakan untuk keperluan produktif.

Program Mekaar merupakan program pinjaman PNM ke berbagai masyarakat, termasuk kelompok ibu yang berpotensi menjadi pendukung ekonomi keluarga. Program unggulan ini juga menjadi upaya efektif pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan.

"Ibu-ibu boleh beli baju tetapi itu dari keuntungan, jangan ambil dari pokok pinjamannya. Berbahaya itu. Karena kalau sudah tidak bisa mengembalikan akan sulit kita," kata Presiden di halaman Masjid Agung Cibatu, Jawa Barat, Jumat, 18 Januari 2019.

Saat ini, kata Jokowi, penerima program Mekaar di Jawa Barat sudah mencapai 1 juta orang. Di antaranya 87 ribu berasal dari Kabupaten Garut. Namun, dari jumlah tersebut baru sedikit nasabah yang memperoleh pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca: Presiden Minta Plafon Kredit Mekaar Ditambah

Artinya, pemerintah masih perlu menggenjot para nasabah Mekaar agar mengembangkan usahanya dari supermikro menjadi UMKM dan ke taraf yang lebih besar. "Kalau usahanya semakin besar kalau dulu warungnya satu naik kelas warungnya (jadi) dua, naik lagi warungnya tiga, naik kelas lagi bisa warungnya seratus. Kenapa tidak?," imbuhnya.

Presiden Joko Widodo  di halaman Masjid Agung Cibatu, Jawa Barat, Jumat, 18 Januari 2019--Medcom.id/Desi Angriani.

Selain dorongan dari pemerintah, Jokowi juga meminta setiap nasabah Mekaar jujur dalam melakukan usahanya, disiplin dalam kehadiran disetiap pertemuan dengan kelompok serta membayar angsuran pinjaman secara tepat waktu. "Tetapi sekali lagi berusaha itu tidak mudah. Tetapi kalau kita gigih, kita kerja keras, itu akan memudahkan dalam kita berusaha," pungkasnya.

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PMN menjadikan ibu-ibu rumah tangga sebagai target nasabah program Mekaar. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut membidik penambahan menjadi 5 juta nasabah hingga akhir tahun ini.

PNM dalam program tersebut membangun kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), yaitu BRI, BNI, Bank Mandiri dan BTN untuk dapat meningkatkan layanan kepada nasabah Mekaar berupa pembuatan Kartu ATM dan Buku Tabungan Edisi Khusus Mekaar.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA