Global Competitiveness Report tahun 2017-2018

Daya Saing dan Inovasi Indonesia Naik Lima Peringkat

Citra Larasati    •    Jumat, 12 Oct 2018 18:06 WIB
beasiswa osc
Daya Saing dan Inovasi Indonesia Naik Lima Peringkat
Paragon Innovation Summit 2018

Jakarta: Berdasarkan Global Competitiveness Report tahun 2017-2018, Indonesia menduduki peringkat ke-36 dari 137 negara dalam hal daya saing inovasi.  Meski peringkat ini lebih baik lima tingkat dibandingkan tahun sebelumnya, Indonesia tetap membutuhkan dukungan masyarakat, khususnya generasi muda.

Salman Subakat, Chief Marketing Officer PT Paragon Technology & Innovatio mengatakan, untuk itulah Paragon Innovation Summit 2018 dengan tema ”Innovation for The Nation” digelar,  Acara yang mempertemukan tokoh-tokoh kreatif dengan generasi muda Indonesia melalui serangkaian seminar, pameran, kompetisi, dan aksi sosial.

"Acara ini mendorong generasi muda Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi demi memajukan Indonesia," lata Salman dalam keterangan pers yang diterima Medcom.id di Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018.

Sejalan dengan salah satu nilai perusahaan PTI, yakni inovasi, Paragon ingin mengajak anak
muda untuk terus berinovasi. "Anak-anak muda Indonesia sangat kreatif. Mereka
hanya membutuhkan sarana yang dapat mendorong mereka untuk memaksimalkan
kreativitas tersebut,” lanjut Salman.

Paragon Innovation Summit sendiri baru pertama kali diadakan oleh PTI pada tahun 2018
ini. Dalam puncak acara yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga)
Bandung, Paragon Innovation Summit membahas peran dan kontribusi generasi muda
dalam menghadapi era industri 4.0.

Terutama bagaimana cara membuat produk ataupun brand yang menonjol di tengah persaingan usaha yang begitu tinggi. Tokoh-tokoh inspiratif seperti Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat), Riri Riza (Sutradara), M. Alfatih Timur (CEO Kitabisa.com), dan Rangga Almahendra (Penulis buku ”99 Cahaya di Langit Eropa”) hadir sebagai pembicara.

Alfatih Timur, CEO Kitabisa.com mengatakan, ”Paragon Innovation Summit 2018 merupakan sebuah acara yang sangat inspiratif. "Saya senang melihat tingginya antusiasme
anak muda untuk berpartisipasi dalam acara ini. Semoga ke depannya acara-acara serupa
dapat terus ada, agar bersama kita dapat berkontribusi terhadap kemajuan Indonesia," ujar Alfatih.

Baca: 16 Kepala Daerah Melek TIK Diganjar Anugerah Kihajar

Sebagai perusahaan yang telah berdiri selama 33 tahun, PTI terus berinovasi dalam menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Sejak PTI berdiri, divisi
Research and Development sudah dikembangkan untuk mendalami inovasi produk.

”Pendirian RIC mampu membantu PTI untuk tetap mempertahankan keunggulan serta
keunikan seluruh brand yang berada di dalam naungan PTI: halal, aman bagi kulit," Papar Salman.

Hasilnya, hingga saat ini brand-brand PTI, yaitu Wardah, Make Over, Emina, IX, dan Putri dapat terus menghasilkan produk kecantikan yang sesuai dengan kebutuhan perempuan Indonesia.  "Paling penting memperoleh penerimaan yang baik dari masyarakat luas,” jelas Salman.


(CEU)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA