Presiden Ingin Perpusnas dapat Meningkatkan Minat Baca Generasi Milenial

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 14 Sep 2017 14:36 WIB
perpustakaan nasional
Presiden Ingin Perpusnas dapat Meningkatkan Minat Baca Generasi Milenial
Peresmian Perpusnas dihadiri oleh Presiden Joko Widodo - MTVN/Achmad Zulfikar Fazli,

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo mengingatkan Perpustakaan Nasional merupakan salah satu pintu masa depan bangsa. Ia meminta Perpustakaan Nasional bisa meningkatkan minat baca generasi muda.

"Saya perlu mengingatkan kepada kita semuanya masa depan Perpusnas itu (bisa) bagaimana kita meningkatkan minat baca kepada anak-anak kita, kepada generasi Y generasi Z yang memiliki pola pikir dan perilaku jauh berbeda dengan generasi generasi sebelumnya generasi kita," kata Presiden saat sambutan dalam persemian Gedung Layanan Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Jokowi menyebut, generasi muda saat ini lebih senang membaca tulisan atau berita malalui smartphone atau tablet. Setiap keliling kampus, ia menemukan banyak mahasiswa yang sudah meninggalkan media cetak dan beralih ke media daring.

Sebab, kata dia, melalui media daring semuanya bisa kebutuhan bisa terpenuhi. Mulai dari membaca berita, hingga melihat video.

"Toleransi durasi membaca mereka juga semakin pendek. Karena rata-rata dalam 3 menit pertama tulisannya sudah tidak menarik dibaca, tidak menarik langsung tidak mau baca sisanya," ujar dia.

Ia menilai, kecepatan sistem dan pelayanan menjadi sebuah hal yang sangat penting. Sebab, generasi sekarang atau generasi Y dan generasi Z hanya terpaku kepada sistem digital untuk memenuhi kebutuhannya.

"Kita juga sudah sama, mau pesan gado-gado klik, pesan sate kambing klik, setengah jam datang lewat go food, mau beli barang juga tinggal klik, mau baca buku, baca artikel pasti ini juga klik, sudah pegangannya hanya ini saja. Semuanya sudah serba digital dan digital itu sudah jadi bagian hidup mereka," imbuh dia.

Karena itu, ia ingin perkembangan ini dapat diikuti oleh semua pihak, terutama Perpustakaan Nasional. Era terobosan digital kini sudah banyak terjadi di berbagai bidang dengan sangat cepat.

Ia bersyukur perpustakaan nasional kini sudah mengantisipasi perubahan ini dengan menerapkan sistem elektronik. Ia berharap sistem ini dapat betul-betul berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan minat baca.

"Tapi saya mau tes dulu nanti benar tidak sudah full digital atau baru namanya saja yang elektronik tapi nanti saja diam-diam saya suruh orang coba layanan di Perpusnas ini. Benar tidak sudah bisa diakses koleksi digitalnya melalui smartphone. Ini penting sekali," pungkas dia.
 


(REN)