Pesawat Presiden Mustahil Sebabkan Penerbangan Komersil Batal

Nur Azizah    •    Sabtu, 22 Apr 2017 05:01 WIB
Pesawat Presiden Mustahil Sebabkan Penerbangan Komersil Batal
Rombongan Presiden Joko Widodo turun dari pesawat kepresidenen. Foto: Antara/Yudhi mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Kabar keberangkatan pesawat Kepresidenan dari Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta menjadi bahan perbincangan di media sosial. Disebutkan, lantaran pesawat Presiden Joko Widodo sejumlah penerbangan komersial dibatalkan.

Manajemen maskapai berbiaya murah (LCC) Citilink Indonesia buru-buru membantah kabar tersebut. Corporate Communication Manager Citilink Indonesia Ageng Wibowo mengatakan, penyesuaian jadwal penerbangan Citilink di Bandara Halim Perdanakusuma tak ada hubungannya dengan keberangkatan Presiden Joko Widodo.

“Kabar  mengenai penyesuaian penerbangan Citilink karenakan adanya aktivitas penerbangan kepresidenan itu tidak benar”, kata  Ageng Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat, 21 April 2017.

Ageng menyatakan, penyesuaian jadwal penerbangan dari dan menuju bandara Halim Perdanakusuma pada hari Jumat 21 April 2017 dikarenakan padatnya aktivitas lalu lintas di bandara tersebut.

"Dengan ini, Citilink Indonesia memohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang disebabkan akibat adanya penyesuaian jadwal tersebut," tambah Ageng.

Mustahil Membatalkan

Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi menyebut alasan penerbangan ditunda karena penerbangan VVIP sangat tidak masuk akal.  Trisno menjelaskan, berdasarkan data dari otoritas bandara hanya ada keberangkatan enam pesawat dan kedatangan dua pesawat, pada Jumat 21 April, dari pukul 05.59 WIB hingga pukul 06.32 WIB.

Sedangkan pada pukul 07.11 WIB hingga pukul 08.11 WIB, terdapat keberangkatan enam pesawat dan kedatangan tiga pesawat.
 
"Pesawat-pesawat tersebut tidak hanya pesawat VVIP, tapi juga milik komersil dan TNI AU," kata dia.
 
Pesawat Kepresidenan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta menuju Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah pada Jumat, 21 April 2017 pada pukul 08.05 WIB. Penerbangan tersebut dalam rangka kunjungan kerja Presiden ke Boyolali.
(SUR)