KLHK Target Pulihkan 15 DAS

Intan Yunelia    •    Jumat, 26 Jan 2018 14:08 WIB
normalisasi sungai
KLHK Target Pulihkan 15 DAS
Ilustrasi--Kondisi daerah aliran sungai (DAS) Citarum di Ketapang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Foto: Antara/Yudhi Mahatma

Jakarta: Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutanan (LHK) berencana memulihkan daerah aliran sungai (DAS) di Indonesia. Targetnya 15 DAS dipulihkan dan salah satunya adalah Sungai Citarum.

"Kita bicaranya tentang daerah aliran sungai dari mata air sampai bentengnya,” ujar Kepala Biro Humas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djati Witjaksono Hadi, saat ditemui Medcom.Id, Jumat, 26 Januari 2018.

Djati melanjutkan DAS merupakan bentangan sungai yang dibatasi dinding gunung sampai masuk ke sungai kecil, sungai besar, dan berakhir di laut. "Kementerian LHK lebih banyak bertugas ditangkapan air itu,” terang Djati.

Baca: Atasi Banjir, Pemerintah Rehabilitasi Sub DAS di Jabar

 
Nantinya, setelah masuk ke sungai, maka Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berwenang, yaitu Dirjen sumber daya air. Hal lain mengenai sampah terkait dengan Dirjen Ciptakarya PUPR yang bertugas membangun fasilitas pembuangan air, Instalasi, dan lain-lain. "Pengelolaan daerah aliran sungai tidak bisa dikelola oleh satu instasi saja,” ucap Djati.

Satu DAS, kata dia, diatur sejumlah undang-undang, meliputi Undang-Undang Kehutanan, UU Lingkungan Hidup, UU Pertanian Berkelanjutan, dan UU Agraria. Nantinya masing-masing mengawal DAS-nya.

"Bagaimana kita mengelola dalam suatu aliran sungai disusun dalam suatu rencana pengelolaan desk terpadu,” ucap Djati.

Adapun 15 DAS yang akan dipulihkan antara lain Sungai Citarum di Bandung, Sungai Ciliwung di Bogor, Sungai Serayu di Dieng Jateng, Sungai Solo di Jatim, dan Sungai Brantas di Malang.

Selanjutnya, Sungai Cisadane di Banten, Sungai Kapuas di Kalimantan Tengah, Sungai Siak di Pekanbaru, Sungai Musi di Palembang, dan Sungai Asahan Toba di Sumatera Utara. 

Kemudian, Sungai Jeneberang di Sulsel, Sungai Saddang di Makassar, Sungai Moyo di NTB, Sungai Way Sekampung di Lampung, dan Sungai Limboto di Sulsel.



(YDH)

Fahri Sebut Nazaruddin Kesal Asimilasinya Ditunda

Fahri Sebut Nazaruddin Kesal Asimilasinya Ditunda

3 hours Ago

Fahri membeberkan, di dalam Lapas Nazar memiliki body guard¬†yang bertugas melindungi dan …

BERITA LAINNYA