UIII Memiliki Tujuh Fakultas

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 05 Jun 2018 13:15 WIB
pendidikanPendidikan Tinggi
UIII Memiliki Tujuh Fakultas
Jokowi-JK meletakkan batu pertama pembangunan UIII di Depok/Medcom.id/Fikar

Jakarta: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyebut Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan memiliki tujuh fakultas. Pada tahun pertama, hanya Fakultas Kajian Islam, Ilmu Sosial, dan Pendidikan yang bakal dibuka.

Sisanya, yakni Ilmu Humaniora, Ekonomi Islam, Sains dan Teknologi, serta Arsitektur dan Seni menyusul.

"Meski tidak dibangun secara serempak, akan tetapi bangunan-bangunan fakultas tersebut kelak akan terhampar megah dalam alam yang hijau bersama dengan bangunan-bangunan lainnya," kata Lukman dalam sambutannya pada acara peletakan batu pertama pembanguanan UIII, di Depok, Jawa Barat, Selasa, 5 Juni 2018.

Baca: Pembangunan UIII Rampung 2022

Universitas itu akan dilengkapi gedung rektorat, masjid, perpustakaan, museum seni dan budaya Islam, serta pusat kajian peradaban Islam. Gedung performing art center, convention center, dan sport center juga bakal melengkapi area itu.

"Serta university mall yang semua dirancang bersahabat dan menyatu dengan alam," ucap eks Wakil Ketua MPR itu.

Baca: UIII untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat Global

Lukman menjelaskan kampus itu akan dibangun di atas tanah seluas 142,5 hektare. Lahan maksimal diisi dengan 30 persen bangunan. Sedangkan 70 persen lainnya sebagai lahan hijau.

Penghijauan berfungsi melindungi flora dan fauna ramah lingkungan demi mempertahankan ruang hijau kawasan kampus dan Kota Depok. "Sekaligus tempat rekreasi bagi warga kampus dan warga sekitarnya," ujar dia.

Baca: Jokowi Mau UIII Jadi Pusat Kemajuan Peradaban Islam

Lukman menyampaikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo yang telah menginisiasi pembangunan kampus tersebut. UIII kini telah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan masuk sebagai satu-satunya proyek strategis nasional di bidang pendidkan.

"Kami yakin keputusan Bapak Presiden memprioritaskan pembangunan kampus akan menjadikan Indonesia di masa depan bukan saja sebagai salah satu tujuan wisatawan asing, melainkan juga menjadi tujuan negara studi mahasiswa internasional di bidang kajian Islam," ucap dia.


(OJE)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

9 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA