Kemenag Pantau Hilal 1 Syawal di 97 Titik

Ilham wibowo    •    Rabu, 13 Jun 2018 04:49 WIB
Ramadan 2018
Kemenag Pantau Hilal 1 Syawal di 97 Titik
Petugas Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan melakukan pemantauan hilal (bulan) menggunakan teropong. (Foto: Antara/Abriawan Abhe).

Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar pemantauan hilal penetapan awal Syawal 1439 Hijriah di 97 titik wilayah Indonesia. Pengamatan bulan yang terbit pada tanggal satu Kamariah itu bakal dilaksanakan Kamis, 14 Juni 2018.

"Kami telah mengirim petugas rukyatul hilal yang akan bekerja sama dengan Kakanwil dan ormas untuk melakukan pemantauan hilal di 97 titik yang telah ditetapkan," ujar Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin melalui siaran pers, Selasa, 12 Juni 2018.

Titik pengamatan hilal bulan ke-10 tahun Hijriah itu bakal tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Kemenag menyertakan akademisi khususnya ahli bidang astronomi dalam kegiatan saban tahun ini. 

"Hasil rukyatul hilal dan data hisab posisi hilal awal Syawal akan dimusyawarahkan dalam sidang isbat untuk kemudian diambil keputusan penentuan awal Syawal 1439H," tuturnya. 

Baca juga: ITB Ikut Amati Hilal Jelang 1 Syawal 1439 H

Sidang isbat yang digelar di kantor Kemenag ini akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain itu, perwakilan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, pakar falak dari ormas-ormas Islam, pejabat eselon I dan II Kemenag, serta Tim Hisab dan Rukyat Kemenag.

Persiapan sidang rencananya akan dimulai pukul 16.30 WIB diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kemenag tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439 H. Proses sidang isbat dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

"Sebagaimana biasa, sidang isbat berlangsung tertutup. Hasil keputusannya akan disampaikan secara terbuka oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam konferensi pers setelah sidang isbat," pungkasnya. 


(HUS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA