NasDem: PP 49 Wujud Keberpihakan Jokowi pada Honorer

Intan Yunelia    •    Selasa, 04 Dec 2018 16:38 WIB
Guru Honorer
NasDem: PP 49 Wujud Keberpihakan Jokowi pada Honorer
Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, foto: Istimewa.

Jakarta: Partai NasDem mengapresiasi kebijakan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 49 soal Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kebijakan ini jawaban atas solusi mengatasi permasalahan guru honorer.

Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya mengatakan, PP ini dapat menjadi pintu masuk dan peluang seleksi dari kalangan profesional.  “Ini merupakan terobosan penting yang dilakukan Jokowi (Joko Widodo) untuk bisa meredam polemik terkait dengan pengangkatan dan rekrutmen tenaga honorer termasuk guru honorer. Semoga dengan PP ini semua pihak bisa melihat kesungguhan dan keberpihakan pemerintah,” kata Willy kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018.

PP 49 Tahun 2018 ini juga menjadi payung hukum mekanisme berbasis merit untuk merekrut para profesional. Aturan batasan usia pun lebih fleksibel dibandingkan CPNS. 

“PP ini tidak hanya dapat digunakan untuk guru honorer, tapi juga para profesional swasta ataupun diaspora,” jelas Willy.

Baca: Rekrutmen Guru PPPK Wajib Prioritaskan Kualitas

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal DPP NasDem ini menyebutkan penerimaan CPNS dan tenaga honorer ini dari tahun ke tahun selalu menjadi polemik yang berkepanjangan. Dengan PP ini mengakhiri isu honorer yang kerap dijadikan komoditas politik oleh kubu oposisi. 

“Maka dengan PP ini kita berharap honorer birokrasi dan professional yang masuk birokrasi bisa fokus untuk negara,” papar Willy.

Ia menambahkan, Presiden Jokowi juga telah menegaskan, bahwa rekrutmen tenaga honorer dalam bentuk apapun tidak boleh lagi dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, pemerintah juga harus memastikan agar skema kebijakan PPP3K dapat diterima semua kalangan dan menjadi salah satu instrumen untuk penyelesaian masalah tenaga honorer.

“Presiden Jokowi juga berpesan bahwa PPPK secara prinsip rekrutmennya, harus berjalan bagus, profesional dan memiliki kualitas yang baik,” pungkasnya.


(CEU)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA