Tingkatkan Kapasitas Keahlian, BKD Kerja Sama dengan Kedubes Belanda

Anggi Tondi Martaon    •    Jumat, 21 Apr 2017 14:05 WIB
berita dpr
Tingkatkan Kapasitas Keahlian, BKD Kerja Sama dengan Kedubes Belanda
Badan Keahlian DPR RI melakukan kerjasama dengan Kedutaan Besar Belanda. Foto: Dok. DPR

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Keahlian DPR RI (BKD) menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Belanda untuk meningkatkan kapasitas keahlian para peneliti, legal drafter, dan tenaga ahli di lingkungan dewan. Nantinya BKD akan mengirimkan delegasi untuk mempelajari mekanisme pembahasan undang-undang di Negeri Kincir Angin itu. 
 
“Ini bentuk ceremony, karena kita melakukan kerja sama dengan Kedutaan Belanda, khususnya dengan NESO. Yakni pendidikan dan pelatihan terhadap perancang UU dan peneliti. Ini bentuk pembangunan kapasitas,” kata kepala BKD Johnson Rajagukguk dalam keterangan tertulis, Jumat 21 April 2017.

Jhonso menyampaikan, pelatihan tahap pertama ini pihaknya akan mengirimkan 14 orang pada 30 April hingga 15 Mei 2017. Disana, delegasi yang diutus akan akan mendalami teknik penyusunan UU, merumuskan norma serta metode dalam penyusunan naskah akademis.

 “Mereka akan belajar hal substansial karena perancang bukan hanya soal teknis tapi juga memahami materi dari apa yang dirancang,” jelas Johnson.
 
Dia berharap, kerjasama ini mampu menambah kapasitas dukungan terhadap dewan dalam menjalankan fungsi pengawasan, legislasi dan anggaran. “Kita berharap pendidikan dan pelatihan terhadap perancang UU dan tenaga ahli ini bisa menggali dan belajar bagaimana dukungan yang baik nantinya untuk diberikan pada dewan,” harap Johnson.
 
Dia juga memberikan mengapresiasi Kedubes Belanda yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut. “Kita ucapkan terima kasih pada Kedubes Belanda yang memfasilitasi pendidikan para perangcang UU, peneliti dan tenaga ahli ini,” tandas dia.
 
Selain itu,  Wakil Dubes Bidang Politik Kedubes Belanda Brechtje Klandermans menjelaskan pelatihan ini akan difokuskan pada pendalaman penyusunan materi undang-undang. “Salah satu undang-undang yang difokuskan yakni materi UU Kepolisian, diharapkan saat peserta pulang dari program tersebut ke Indonesia, akan ada follow up,” tutup Brechtje. 



(ROS)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

1 hour Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA