Usai Penggerebekan, Warga Kampung Boncos Bungkam

Sunnaholomi Halakrispen    •    Selasa, 13 Feb 2018 16:08 WIB
narkobapenggerebekan
Usai Penggerebekan, Warga Kampung Boncos Bungkam
Kampung Boncos sepi, Selasa, 13 Februari 2018 - Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.

Jakarta: Warga Kampung Boncos, Palmerah, Jakarta Barat memilih bungkam terkait peristiwa penggerebekan pengedaran narkoba oleh aparat beberapa waktu lalu. Warga takut berbicara. 

"Saya nggak mau komentar apa-apa. Takut," ucap seorang warga Kampung Boncos yang tak mau menyebut namanya kepada Medcom.id, Selasa, 13 Februari 2018.

Dia mengaku warga memilih bungkam lantaran kondisi yang masih rawan. Namun dia juga tak mau merinci kondisi rawan yang dimaksud. 

Ia berharap area tempat tinggalnya dapat menjadi hunian yang tentram dan damai tanpa adanya isu peredaran narkoba serta isu lainnya. Apalagi, sejak dulu Kampung Boncos digambarkan sebagai kampung narkoba.  

(Baca juga: Gerebek Kampung Boncos, Polisi Sita 64 Gram Sabu)

"Ya harapannya jangan ada lagi omongan jelek tentang Kampung Boncos. Dibilang kampung narkoba lah, banyak pemakai. Dulu juga banyak penyebaran HIV, tempat rawan maling," ungkap perempuan berkacamata itu.

Enam hari pascapenggerebekan peredaran narkoba, situasi Kampung Boncos sepi. Sebelum penggerebekan biasanya banyak remaja yang mengobrol di setiap gang Kampung Boncos.

Ketika didatangi Medcom.id, sejumlah warga menolak bicara. Begitupula ketika ditanya rumah RT/RW setempat, mereka diam.  

(Baca juga: Komitmen Kapolres Mengubah Wajah Kampung Boncos)

Sebelumnya, pada Rabu, 7 Februari 2018 kepolisian menangkap sembilan penghuni indekos di RT 006 RW 003 Kampung Boncos. Kesembilan warga ditangkap polisi saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu.


 


(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA