Ketua MPR Beberkan Syarat Sebuah Bangsa agar Maju

Pelangi Karismakristi    •    Rabu, 21 Sep 2016 10:50 WIB
mpr ads
Ketua MPR Beberkan Syarat Sebuah Bangsa agar Maju
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Foto:Dok.MPR)

Metrotvnews.com, Bandar Lampung: Sebuah bangsa bila ingin maju, memerlukan beberapa upaya. Salah satunya, dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM).

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyiapkan SDM supaya kemajuan bangsa bisa dicapai.

"Kampus untuk mempersiapkan anak-anak kita. Kalau SDM-nya memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi, akan mampu melahirkan sebuah perubahan yang baik dan kemajuan bagi bangsa," ujar Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, di hadapan civitas akademik IAIN Radin Inten Bandar Lampung, Rabu (21/9/2016).

Walau begitu,  ilmu pengetahuan dan teknologi saja tidaklah cukup. Menurutnya, kemajuan sebuah bangsa juga harus didukung rasa saling percaya satu sama lain.

"Antar masyarakat saling percaya, pemimpin dan masyarakat, gubernur yang saling percaya, antar parpol juga, internal saling percaya. Kalau sudah begitu, barulah akan menjadi bangsa yang maju," kata Ketua MPR.

Pada kesempatan yang sama, Zulkifli Hasan mengatakan bahwa MPR sebagai rumah kebangsaan sedang berupaya mendatangi banyak kampus di seluruh Indonesia untuk menghimpun data dan masukan mengenai GBHN. Dengan masukan itu lah, maka akan bisa memperluas ownership garis besar haluan negara itu.

"Agar MPR sebagai rumah kebangsaan tidak berjalan sendiri dalam reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional model GBHN," tutur dia.

MPR, lanjut Zulkifli, sering didatangi berbagai kalangan. Ada kelompok yang menginginkan perubahan UUD 1945. Tapi ada juga kelompok yang mengatakan tidak perlu perubahan.

"Dari semua kelompok dan keinginan ada satu yang disepakati yaitu tentang perlunya GBHN," katanya.

Sedangkan proses terakhir reformulasi sistem perencanaan pembangunan nasional adalah menunggu hasil kajian dari fraksi-fraksi dan kelompok DPD MPR RI.

"Nanti bergantung dari fraksi dan kelompok DPD. Kalau setuju kita tindaklanjuti," ucap mantan Menteri Kehutanan ini.


(ROS)

Video /