Menkominfo Bahas Trusted Flagger Youtube dengan Google

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 04 Aug 2017 12:25 WIB
media sosialradikalisme
Menkominfo Bahas <i>Trusted Flagger</i> Youtube dengan Google
Menkominfo Rudiantara usai rapat dengan perwakilan Google, Ann Lavin - MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengaku sudah ada kesepakatan dengan Google terkait penanganan konten terlarang di Indonesia. Khususnya di Youtube.

"Kita meningkatkan service level dalam menangani konten-konten di platform keluarga dari Google. Karena Youtube itu di Google. Jadi ini yang kami bahas bersama dengan Google," kata Rudiantara usai rapat dengan perwakilan Google, Ann Lavin, di Kantor Kementerian Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat 4 Agustus 2017.

Menurut Rudiantara, penanganan konten terlarang di Youtube selama ini masih menggunakan gmail. Namun, kini penanganannya dapat dilakukan dengan sistem baru.

"Tetapi mulai akhir Juli, Google beserta Kominfo menerapkan suatu sistem trusted flagger. Itu masyarakat atau siapapun bisa mem-flag bahwa ini masuk dalam konten yang tidak diizinkan di Indonesia," ucap dia.

Rudiantara menjelaskan sistem ini masih dalam tahap uji coba. Rudiantara memprediksi sekira dua atau tiga bulan ke depan, akan mulai diberlakukan secara efektif.

"Selama ini ada konten yang dianggap tidak sesuai atau bertentangan dengan aturan Indonesia baik budaya dan lain sebagainya, tapi seolah terjadi pembiaran. Sehingga pemerintah mengambil inisiatif dengan Google sama-sama meng-adress ini lebih baik lagi, lebih cepat lagi," pungkas dia.




(REN)