Pengamanan Kemendagri Diperketat

Dheri Agriesta    •    Rabu, 11 Oct 2017 19:08 WIB
penyerangan kantor kemendagri
Pengamanan Kemendagri Diperketat
Dirjen Otda Sumarsono. ANT/Wahyu Putro.

Metrotvnews.com, Jakarta: Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Sumarsono akan mengevaluasi pengamanan (Pamdal) dalam yang ada di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pengamanan Kemendagri akan diperketat menyusul penyerangan yang terjadi hari ini.

Sumarsono telah mengadakan pertemuan dengan Kepolisian, TNI, dan pengamanan internal kementerian. Pasca-penyerangan, Kemendagri akan dijaga selama 24 jam oleh Kepolisian.

"Internal kami akan membenahi sistem pengamanan di Kemendagri," kata Sumarsono saat dihubungi Metro TV, Rabu 11 Oktober 2017.

Kemendagri akan memberlakukan kartu khusus untuk masuk ke dalam lingkungan kementerian. Mereka yang tak memiliki kartu tak diperbolehkan masuk.

"Pokoknya pengetatan pengamanan," tegas pria yang akrab disapa Soni ini.

Selain itu, Kemendagri akan memberikan pelatihan kepada Pamdal. Pamdal akan diberikan pemahaman tentang prosedur dan teknik pengamanan mencegah penyusup yang hendak mengacau masuk ke dalam lingkungan Kemendagri.

Soni tak ingin aksi penyerangan kembali terjadi di Kemendagri. Apalagi, penyerang melakukan provokasi dengan berteriak 'bakar'.

"Sesuai arahan pak Mendagri kita akan melakukan pembenahan pengamanan dalam," kata Soni.

Sekelompok warga Tolikara, Papua, mengamuk di kantor Kementerian Dalam Negeri. Mereka marah karena tak bisa bertemu Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Massa menggeruduk kantor Kemendagri untuk meminta penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati Tolikara terpilih, Usman Wanimbo – Dinus Wanimbo. Setelah menyusup ke dalam, mereka mengamuk sejadi-jadinya.

Mereka menumpahkan amarah dengan merusak berbagai fasilitas dan kendaraan yang terparkir di halaman Gedung A Kemendagri. Empat pegawai Kemendagri ikut menjadi korban. Delapan orang ditangkap.
 


(DRI)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

17 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA