22 Warga DKI Pernah Terjangkit Difteri

Nur Azizah    •    Rabu, 06 Dec 2017 14:20 WIB
klb difteri
22 Warga DKI Pernah Terjangkit Difteri
Seorang anak mendapatkan suntikan Td (Tetanus-difteri) di SD Islam Terpadu Malang, Jawa Timur - ANT/Ari Bowo Sucipto

Jakarta: Sebanyak 22 warga DKI Jakarta terjangkit bakteri difteri di 2017. Korban didominasi anak-anak. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto mengungkapkan dari 22 penderita itu beberapa di antaranya belum mendapatkan vaksin. Dia berharap seluruh Puskesmas dan masyarakat tetap waspada.

"Sekarang kita masih menelusuri. Jadi kalau ada satu orang yang kena difteri harus melakukan surveillance. Artinya, kami melacak sampai sejauh mana kenanya dan dari mana," kata Koesmedi di Jakarta Barat, Rabu, 6 Desember 2017.

Ia mengakui sulit melacak asal penyebaran penyakit tersebut. Sebab, DKI tempat yang terbuka untuk siapapun.

"Susahnya banyak orang keluar masuk di DKI. Kalau ada pasien di Tangerang masuk ke Jakarta kan ya bisa," imbuh dia.

(Baca juga: Difteri Bisa Menyumbat Jalan Napas)

Koesmedi mengaku saat ini 22 orang itu sudah diberikan pengobatan dan dinyatakan sembuh. Vaksin yang diberikan berupa booster satu dan dua. 

Difteri merupakan infeksi yang umumnya menyerang selaput lendir hidung dan tenggorokan. Penyebaran bakteri corynebacterium diphtheriae itu umumnya melalui udara.

Pada 2017, sedikitnya ada 591 kasus infeksi difteri yang dilaporkan oleh 20 provinsi. Angka kematian dari laporan tersebut sekitar 6 persen dari jumlah total kasus.

Salah satu pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan imunisasi Td atau tetanus difteri. Warga juga perlu memahami difteri menular dari manusia ke manusia.





(REN)

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

Asep Iwan: Proses Hukum Terus Berlangsung Meski Setnov Bungkam

2 minutes Ago

Pakar hukum pidana Asep Iwan Iriawan menerangkan bahwa drama apapun tak akan mengganggu proses …

BERITA LAINNYA