Korban Musibah BEI Tercatat 73 Orang

Deny Irwanto, Haifa Salsabila    •    Senin, 15 Jan 2018 16:39 WIB
balkon bei ambruk
Korban Musibah BEI Tercatat 73 Orang
Pekerja memperhatikan kerusakan yang terjadi akibat ambruknya jembatan penghubung di dalam gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 15 Januari 2018. Foto: Antara/Elo

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan jumlah korban akibat runtuhnya selasar (sebelumnya disebut balkon) Tower II gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga saat ini berjumlah 73 orang. Jumlah tersebut bisa saja bertambah seiring proses evakuasi yang terus dilakukan.

"Pantauan terakhir dari Dinas Kesehatan DKI, korban berjumlah 73 orang. Jadi, belum ada angka yang pasti sampai semua tercatat dengan baik," ujar Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 15 Januari 2018.

Anies menuturkan korban dari kejadian ini dirawat di sejumlah rumah sakit, yakni RS Pertamina, MRCCC Siloam Semanggi, RSAL dr Mintohardjo, RS Jakarta, dan RSUD Tarakan.

Anies menyatakan akan terus memantau jumlah korban yang terdampak maupun kondisi lokasi kejadian.

"Kita akan memastikan pelayanan kesehatan terbaik bagi mereka," ujar Anies.

Polda Metro Jaya juga mencatat jumlah korban tak jauh seperti yang tercatat oleh Pemprov DKI.

"Sementara ada 72 orang luka. Dirawat di RS AL Mintoharjo 15 orang, RS MRCCC 30 orang, RS Pertamina 7 orang, dan RS Jakarta 20 orang. Nama-nama menyusul," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Januari 2018.

Baca: Musibah di BEI Disebut Murni Kecelakaan

Argo menjelaskan kepolisian masih memeriksa lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). "Anggota masih di lapangan, membagi tugas dan mengumpulkan barang bukti serta memeriksa CCTV," kata Argo.

Selasar Tower II gedung BEI ambruk sekitar pukul 12.10 WIB. Puluhan korban tercatat sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi swasta di Palembang, Sumatera Selatan. Mereka tengah berkunjung ke BEI. Untuk sementara, polisi menyatakan ambruknya selasar murni karena kecelakaan.




(UWA)

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Novanto

1 day Ago

Saat ini proses persidangan masih fokus pada penyelesaian perkara korupsi KTP elektronik yang d…

BERITA LAINNYA