Kemenristekdikti Targetkan Lima Politeknik Jadi Negeri di 2019

Intan Yunelia    •    Kamis, 10 Jan 2019 15:53 WIB
Pendidikan Vokasi
Kemenristekdikti Targetkan Lima Politeknik Jadi Negeri di 2019
Menristekdikti, Mohamad Nasir, Kemenristekdikti/Humas.

Jakarta: Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) menargetkan  lima politeknik swasta menjadi negeri tahun ini. Kelimanya sedang dalam tahap verifikasi. 

"Sementara ada Politeknik Kediri, terus di Nunukan, Kalimantan Utara, juga ada di Papua satu lagi. Nanti di Sumatera juga, jadi sekitar lima politeknik tahun ini akan didorong jadi negeri," kata Menteri Ristekdikti, Mohamad Nasir, di Jakarta, Kamis 10 Januari 2019.

Langkah ini merupakan salah satu tindak lanjut dari apa yang menjadi konsentrasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).  Yakni fokus untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan vokasi.

Saat ini Kemenristekdikti sedang meninjau Politeknik Kediri yang akan dijadikan negeri. Sebab Poltek Kediri masih menjadi Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) dari Politeknik Negeri Malang (Polinema).

"Nanti kalau sudah berjalan dengan baik, akan saya spin off dan jadi Politeknik Negeri Kediri," ujar Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini.

Baca: Baru Dua Politeknik Optimalkan Kolaborasi dengan Industri

Ia menuturkan pendidikan politeknik yang akan dijadikan negeri ini syaratnya harus terintegrasi dengan industri. Sehingga praktik dan proses pembelajarannya bisa langsung.

Tak hanya politeknik saja yang harus bekerja sama dengan industri, kualifikasi dosennya juga, harus pernah bekerja di industri sebelum menjadi dosen.

"Kualifikasi dosen juga harus 50:50, antara akademisi dan industri. Minimal harus lima tahun di industri baru bisa jadi dosen," tandasnya.


(CEU)