Semua Sekolah Ditargetkan Melek TIK di 2023

Intan Yunelia    •    Selasa, 04 Dec 2018 19:23 WIB
Revolusi Industri 4.0
Semua Sekolah Ditargetkan Melek TIK di 2023
Mendikbud, Muhadjir Effendy, Kemendikbud/BKLM.

Jakarta:  Pemerintah menargetkan pada 2023 seluruh sekolah di Indonesia siap memasuki era revolusi industri 4.0.  Untuk itu, pemerataan akses dan layanan internet serta perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terus gencar dilakukan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, Presiden RI, Joko Widodo, sangat mengerti dalam menangkap persoalan, khususnya dalam memberikan pemerataan pendidikan. “Bapak Presiden sangat jeli menangkap persoalan, yang diberikan bantuan bukan pusat atau kota, tetapi membangun dari pinggiran untuk meningkatkan akses dan pemerataan kualitas pendidikan," kata Muhadjir, dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa, 4 Desember 2018.

Untuk mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu, mudah diakses, dan terjangkau bagi semua, Kemendikbud memberikan bantuan berupa perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kepada 70 sekolah di daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T)

“Kita ingin mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di manapun sekolah itu berada. Sehingga di tahun 2023 semua sekolah kita betul-betul menggunakan teknologi informasi, dan betul-betul siap menyongsong era 4.0,” terang ” tutur mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini.

Baca: Hanya 40 Persen Guru Melek Teknologi

Adapun bantuan yang diberikan Kemendikbud, setiap sekolah mendapatkan empat komputer jinjing (laptop), satu LCD proyektor, satu perangkat akses internet, dan satu hard disk ekternal yang berisi konten-konten Rumah Belajar. “Dengan perangkat TIK, harapannya daerah 3T dapat mengakses seluruh materi yang juga diakses oleh anak-anak di perkotaan. Sehingga sekolah-sekolah di daerah 3T tidak memiliki hambatan untuk belajar dengan materi-materi yang sama, kualitas pendidikan di daerah 3 T dan perkotaan sama kualitasnya,” ujar Mendikbud. 

Dalam pemberian koneksi internet di sekolah daerah 3T, Kemendikbud bekerja sama dengan Kemenkoinfo melalui program Universal Service Obligation (USO). Dalam penggunaannya Kemendikbud juga memberikan program bimbingan teknis pemanfaatan TIK untuk guru di Sekolah Garis Depan, yang diselenggarakan pada 2-5 Desember 2018, di Provinsi Bali.

“Tahun depan saya minta dapat diberikan 4.000 bantuan TIK, khususnya di daerah TIK," tutup Mendikbud.


(CEU)