Euforia Piala Dunia Fokus Pengamanan Polri

Ilham wibowo    •    Kamis, 07 Jun 2018 14:50 WIB
terorisme
Euforia Piala Dunia Fokus Pengamanan Polri
Kabag Penerangan Satuan Mabes Polri Kombes Yusri Yunus. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Jakarta: Euforia Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia pekan depan dipastikan bakal berimbas hingga ke Tanah Air. Polri menyiapkan skema pengamanan terutama menjelang pembukaan. 

Kabag Penerangan Satuan Mabes Polri Kombes Yusri Yunus mengatakan kepala satuan wilayah telah diinstruksikan untuk menjaga titik rawan kejahatan. Personel Polri nantinya bakal berada di pusat nonton bareng.  

"Sudah kita antisipasi semuanya. Ada beberapa titik seperti tempat nonton bareng, kita siapkan pengamanan semuanya," ujar Yusri di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018. 

Pembukaan Piala Dunia yang dilaksanakan pada 14 Juni 2018 bertepatan dengan momentum perayaan Hari Raya Idulfitri 1439 Hijriah. Selain potensi tindak kriminal, pengamanan juga berlaku mengantisipasi aksi terorisme. 

Menurut Yusri, personel Polri yang disiapkan telah dibagi. Kekuatan penuh bakal dilakukan termasuk pengamanan di jalur mudik. 

"Sudah kita mapping daerah-daerah rawan. Petugas sudah ada di lapangan," ujar dia. 

Baca: Polda Jatim Antisipasi Serangan Teror Saat Lebaran

Instruksi pengamanan mengantipasi kejahatan terorisme juga disampaikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Beberapa hari jelang Idulfitri dinilai menjadi waktu yang paling rawan. 

"Tanggal 14 Juni 2018 penting yakni Piala Dunia. Bila Lebaran tanggal 15 Juni, artinya ada malam takbir dan ada pembukaan sepak bola," ujar Tito saat Rapat Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri di Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, 5 Juni 2018. 

Menurut Tito, beberapa kelompok terorisme memiliki ideologi dengan menjadikan Ramadan dan Idulfitri sebagai waktu yang tepat melakukan amaliah. Aksi teror pun, kata Tito, tak boleh kembali pecah. 

"Yang punya ideologi tersendiri itu justru menganggap Ramadan adalah bulan amaliah, artinya kalau melakukan aksi di bulan Ramadan pahalanya lebih besar dibanding bulan lain," papar dia. 





(OGI)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

22 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA