Bulgaria International Mathematis Competition (BIMC) 2018

Siswi Kudus Bawa Pulang Emas dari Bulgaria

Rhobi Shani    •    Jumat, 13 Jul 2018 15:18 WIB
Prestasi Pelajar
Siswi Kudus Bawa Pulang Emas dari Bulgaria
Peraih Emas di Bulgaria International Mathematis Competition (BIMC), Felicia Grace Angelyn Ferdianto, Medcom.id/Rhobi Shani.

Kudus: Perwakilan Indonesia berhasil menyabet 10 medali dalam ajang Bulgaria International Mathematis Competition (BIMC) Tahun 2018, yang berlangsung pekan awal bulan ini. Salah satunya adalah, Felicia Grace Angelyn Ferdianto, siswi dari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, itu meraih medali emas kategori individu.

Keberhasilan Felicia Grace saat mengkuti BIMC tidak sekadar usaha secara nyata berupa belajar sungguh-sungguh, namun juga berkat dukungan dari guru di SD Cahaya Nur.

Kepala Sekolah SD Cahaya Nur Sr. Krista Yustina Susilowati Pi. mengatakan, pihaknya telah memilah mana siswa yang memiliki bakat untuk dipoles dan dikembangkan potensinya. Setelah terpilih, maka akan dilakukan pendampingan dan tentu mendapat dukungan penuh dari orangtua siswa.

“Sebelumnya Grace mendapat emas di OSN Pekan Baru. Kemudian mewakili Indonesia di Bulgaria,” ujar Krista, Jumat, 13 Juli 2018.

Baca: Siswa SD Indonesia Borong 10 Medali di Bulgaria

Di mata guru-guru, Grace termasuk anak yang pendiam di sekolah. Meski begitu, Grace memiliki teman dekat cukup banyak. Selain matematika, Grace juga mengusai mata pelajaran lain dengan baik.

“Nilai UN matematikanya 100. Mata pelajaran yang lain rata-rata 90,” tandas Krista.

Orangtua Grace, Grace Lisa Triana mengatakan, anak semata wayangnya itu selalu mendapat nilai bagus untuk mata pelajaran matematika saat duduk di bangku SD Cahaya Nur Kudus. Kemudia Lisa menaruh sang anak pada sebuah bimbingan belajar khusus matematika di Semarang.

“Sejak Grace duduk di bangku kelas V SD, dia sudah saya ikutkan kursus belajar matematika untuk keperluan kompetisi di Semarang,” kata Lisa.

Lisa mengungkapkan, Grace tak merasa terbebani dengan adanya jam tambahan yang dilakoninya saat akhir pekan.  Dia menikmati segala proses yang dijalaninya demi mendapat predikat juara.

Grace yang kini mulai masuk kelas VII SMP Masehi Kudus ini mengaku tak menemui kendala berarti saat di Bulgaria. Sebab, berbagai kemungkinan telah dipersiapkan termasuk persiapan materi yang akan dihadapi.

Grace hanya mengalami kesulitan atas perbedaan kultur dan sistem transportasi di Bulgaria. Selama sepekan di sana, dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk jalan kaki saat menuju tempat singgahnya.

“Ternyata di sana beda. Saya harus jalan kaki saat turun dari transportasi umum untuk menuju tempat penginapan selama di sana,” tutur Grace.


(CEU)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA