Presiden Harap CVR Buka Tabir Kecelakan Lion Air

Dheri Agriesta    •    Senin, 14 Jan 2019 18:47 WIB
Lion Air Jatuh
Presiden Harap CVR Buka Tabir Kecelakan Lion Air
Alat perekam suara kokpit (CVR) pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Foto: Istimewa.

Jakarta: Presiden Joko Widodo merespons positif penemuan cockpit voice recorder (CVR) pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Dia berharap alat yang ditemukan tim gabungan TNI Angkatan Laut itu bisa membantu membuka semua hal terkait kecelakaan pesawat itu.

"Kita sangat menghargai penemuan CVR yang ditemukan Kopaska (Komando Pasukan Katak) sehingga nanti memperjelas kecelakaan pesawat ini," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019. 

Menurut dia, kepastian tentang penyebab kecelakaan pesawat nahas itu ditunggu banyak pihak. Rekaman pembicaraan di kokpit ini diharapkan dapat membantu Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengetahui penyebab jatuhnya pesawat. 

"Kita bisa membuka, bisa terang benderang kalau ini sudah ditemukan," kata dia. 

Baca: Butuh Satu Tahun untuk Eksplorasi Data CVR Lion Air

CVR Lion Air PK-LQP bernomor registrasi PK-LQP rute Jakarta-Pangkalpinang ditemukan tadi pagi pukul 09.10 WIB setelah 73 hari jatuhnya pesawat nahas itu. Suara ping dan sinyal CVR itu sempat menghilang karena baterai CVR melemah.

Pesawat Lion Air yang membawa total 181 penumpang dan delapan awak jatuh di perairan Karawang, Senin, 29 Oktober 2018. Sebanyak 125 jenazah korban berhasil diidentifikasi hingga Basarnas menghentikan pencarian korban pada 10 November 2018.




(OGI)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA