PA 212 Disarankan Jadi Parpol

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 04 Dec 2018 01:25 WIB
aksi 212
PA 212 Disarankan Jadi Parpol
Umat muslim mengikuti aksi reuni 212 di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Minggu (2/12/2018). ANT/Sigid Kurniawan.

Jakarta: Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma'ruf Amin menyarankan Persaudaraan Alumni (PA) 212 membentuk partai politik. Sehingga, mereka lebih gampang menyampaikan aspirasi politik ketimbang turun ke jalan.

"Kalau gentle bikin partai, supaya tahu, kan perjuangan politik itu ada koridornya, bukan di lapangan, tunjukkan kalau memang mau berpolitik," kata Wakil Bendahara TKN Jazilul Fawaid di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 3 Desember 2018. 

PA 212 tak perlu ragu berpolitik. Sama seperti halnya kader Nahdlatul Ulama (NU) yang menyuarakan aspirasi politik lewat Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Ia melanjutkan, terlalu sering turun ke jalan dapat menggerus simpati publik pada partai politik yang mendukung aksi. Aksi turun ke jalan juga belum terbukti berpengaruh pada elektabilitas partai politik pendukung. 

"Apalagi kalau aksi tiap hari orang Jakarta bisa enggak simpati, makanya kalau mau berpolitik masuklah politik," ujar Jazilul.

Jazilul juga menyindir pernyataan yang dikeluarkan Rizieq Shihab untuk tak memilih pasangan calon presiden yang didukung penista agama. Ia menyebut ulama sebaiknya memberikan pendidikan politik yang baik kepada umatnya, bukan sebaliknya.

"Misalkan Habib Rizieq tokoh yang patut diteladani, belum tahu karena enggak bisa diukur kecuali Habieb Rizieq punya partai," pungkasnya. 


(DRI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA