Jokowi Sampaikan Duka Mendalam atas Kepergian Fidel Castro

Yogi Bayu Aji    •    Minggu, 27 Nov 2016 15:58 WIB
fidel castro wafat
Jokowi Sampaikan Duka Mendalam atas Kepergian Fidel Castro
Presiden Joko Widodo -- ANT/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo turut berduka atas kepergian Presiden ke-22 Kuba Fidel Alejandro Castro Ruz. Castro menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 26 November.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam pada pemerintah dan rakyat Kuba atas meninggalnya bapak Fidel Castro," kata Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1, Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/11/2016).

Mantan Gubernur DKI Jakarta tak banyak bicara soal sosok Castro. Dia hanya menyampaikan simpatinya kepada rakyat Kuba.

(Baca: Tokoh Revolusi Kuba, Fidel Castro Wafat di Usia 90 Tahun)

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Castro sebagai tokoh revolusioner dan pejuang nasional. Satu yang dia ingat, Castro adalah inisiator Gerakan Non Blok bersama Presiden pertama RI Soekarno.

"Tentu kita semua dan pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Fidel Castro. Fidel Castro adalah teman dekat Bung Karno dan merupakan sahabat yang baik," kata Kalla, Sabtu (26/11/2016).

(Baca: JK Sebut Fidel Castro Pejuang Nasional)

Menurut dia, Fidel yang meninggal di usia 90 tahun, memiliki catatan sejarah yang baik dengan pemerintah Indonesia. Fidel adalah pejuang tangguh dan mempunyai semangat serta kemauan yang besar untuk Kuba.

"Fidel Castro merupakan pejuang bagi negerinya, walaupun juga ada masalah-masalah. Tetapi, bagaimanapun dia telah berjuang untuk negaranya. Dia adalah pejuang yang sezaman dengan Bung Karno," terang Kalla.

Fidel menjabat sebagai Presiden Kuba sejak Desember 1976 hingga Februari 2008. Pria yang lahir di Birain, Kuba, pada 13 Agustus 1926 itu meninggal di Havana pada 25 November 2016, waktu setempat.

 


(NIN)