Bom Paku di Bantul Diduga Buatan Jaringan Teroris

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 02 Nov 2016 12:04 WIB
bom meledak
Bom Paku di Bantul Diduga Buatan Jaringan Teroris
Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Metrotvnews.com, Jakarta: Seekor kerbau diduga menginjak bom paku di Desa Sumber Karangnongko, Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 1 November lalu. Polri menduga pelaku yang menaruh bom tersebut berasal dari jaringan teroris.

"Patut diduga, dibuat mereka-mereka yang aktif dalam jaringan teror. Perlu pembuktian lebih lanjut," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2016).

(Baca juga: Bom Paku Meledak di Bantul)

Boy menjelaskan, Kepolisian kini sedang melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ledakan. Penyelidikan masih dilakukan untuk mencari tahu perihal bom yang diduga rakitan tersebut.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah bom tersebut memang sengaja ditempatkan di sana atau tidak. "Belum bisa dipastikan. Nanti kita cari dulu di lingkungan sekitar. Jika nanti menemukan pemiliknya, nanti akan kelihatan. Apakah memang ini sengaja atau tidak sengaja," kata dia.

(Baca juga: Tim Labfor akan Autopsi Jasad Kerbau Penginjak Bom)

Boy menjelaskan, pihaknya masih mendalami motif peledak bom rakitan tersebut. "Motifnya enggak tau juga. Perlu pendalaman lebih lanjut, perlu pengusutan untuk menjawab itu," kata dia.

(Baca juga: Bom Paku Bantul, Ada 50 Paku Tertancap di Tubuh Kerbau)


(MBM)