Lima Pengeroyok Polisi Jadi Tersangka

Haifa Salsabila    •    Selasa, 05 Dec 2017 20:21 WIB
penganiayaan
Lima Pengeroyok Polisi Jadi Tersangka
Ilustrasi. MTVN/ Syahmaidar

Jakarta: Polisi menetapkan lima tersangka kasus pengeroyokan dan pembacokan dua anggota Polsek Pondok Gede di Bekasi. Kelima tersangka lansung ditahan setelah diperiksa polisi.

"Sudah kita amankan 10 orang. Kemudian setelah kita melakukan pemeriksaan dan kita kaitkan dengan saksi-saksi, ada lima orang yang kita nyatakan sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa 5 Desember 2017.

Argo mengungkapkan, kelima tersangka ialah FM, IOM, FAP, HAR, dan IM. Dia memaparkan, FM membacok Iptu Panjang dan FAP juga membacok Bripka Slamet Aji menggunakan celurit milik IOM. Sedangkan HAR dan IM melempar batu dan batako.

Baca: Dua Polisi Dikeroyok

Kelima tersangka diketahui masih berusia sekitar 20 tahun, mereka terancam Pasal 170 dan Pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan juga penganiayaan berat dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

Bripka Slamet Aji dan Iptu Panjang dikeroyok di Jalan Celepuk 1 Kelurahan Jatimakmur Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi,  Minggu 3 Desember 2017, dini hari.  Keduanya dikeroyok saat menyisir sekelompok pemuda yang disinyalir hendak tawuran.

Bripka Slamet mengalami luka sabetan benda tajam di sejumlah bagian tubuh. Iptu Panjang mengalami luka sobek pada bagian bibir atas, luka lecet pada bagian lutut kaki, dan luka lecet pada bagian pipi kanan.

Keduanya sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mas Mitra Jatimakmur Bekasi. Namun, saat ini, keduanya diindah dan dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.


(LDS)