PT KCI Minta Penumpang Memaklumi Kondisi di Stasiun Duri

Renatha Swasty    •    Kamis, 12 Apr 2018 10:09 WIB
kereta bandara
PT KCI Minta Penumpang Memaklumi Kondisi di Stasiun Duri
Akses eskalator di Stasiun Duri saat penuh

Jakarta: VP Komunikasi PT Kereta Commuterline Indonesia Eva Chairunisa meminta penumpang memahami padatnya Stasiun Duri di jam sibuk. Kepadatan penumpang juga terjadi di seluruh stasiun lintas jalur. 

"Terkait kepadatan yang terjadi di KRL lintas Duri - Tangerang, PT KCI meminta seluruh masyarakat untuk dapat memahami kondisi yang terjadi karena memang ada satu kondisi masyarakat beraktivitas pada waktu yang bersamaan," kata Eva melalui keterangan tertulis, Kamis, 12 April 2018. 

Eva menuturkan, pada saat jam sibuk mayoritas KRL yang beroperasi di berbagai lintas mengalami kepadatan penumpang. Kepadatan lebih tinggi dibandingkan waktu di luar jam sibuk. 

Dia memastikan PT KCI terus memperbaiki alur perpindahan penumpang. Yakni memberlakukan crossing dua arah di Stasiun Duri untuk penumpang berpindah peron dari peron lima menuju peron 1 dan sebaliknya. (Peron lima: Lintas Duri-Tangerang, Peron satu: Lintas Bogor, Depok - Angke, Jatinegara)

Saat ini sedang dibangun dua tangga manual untuk mempercepat perpindahan. Dia mengklaim perbaikan dari waktu ke waktu itu kini mulai terasa.

"Berdasarkan evaluasi dari 26 Maret 2018 sampai 11 April 2018 khususnya peron lima, penumpang sudah mulai beradaptasi dengan perubahan alur. Misalnya crossing arah Tanah Abang, pada awal penerapan penumpang terurai 15 menit, minggu lalu penumpang terurai sembilan menit, sedang minggu ini penumpang terurai lima menit," tutur dia. 

(Baca juga: (Baca juga: Banyak Onak di Stasiun Duri)

Crossing arah Angke, pada awal penerapan penumpang terurai 10 menit, minggu lalu penumpang terurai delapan menit, minggu ini penumpang terurai tiga menit.

Sementara penumpang yang menggunakan eskalator awal penerapan penumpang terurai 16 menit, minggu lalu penumpang terurai tujuh menit, dan minggu ini penumpang terurai enam menit. 

Eva menambahkan, PT KCI terus meningkatkan kapasitas angkut di tengah proses pembangunan infrastruktur. Saat ini jumlah rangkaian yang lebih panjang terus ditambah yakni rangkaian dengan formasi 10 kereta (SF 10) dan 12 kereta (SF 12). Melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (DJKA Kemenhub), mulai 9 April 2018 PT KCI juga menambah empat perjalanan untuk lintas Duri - Tangerang.

Eva juga mengajak para pengguna kereta mengatur waktu berangkat kerja. "PT KCI juga mengajak pengguna jasa untuk dapat bekerja sama dengan melakukan pengaturan keberangkatannya di jam sibuk," tukas dia. 

Penumpukan penumpang KRL terjadi di Stasiun Duri dan sempat viral di media sosial. Penumpukan penumpang terjadi akibat berubahnya pola operasi di Stasiun Duri pascaberoperasinya kereta bandara. 






(REN)