Truk Diimbau tak Beroperasi Selama Libur Panjang

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 21 Apr 2017 19:14 WIB
libur panjang
Truk Diimbau tak Beroperasi Selama Libur Panjang
Ilustrasi truk besar. Foto: MI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Royke Lumowa mengimbau angkutan berat tak beroperasi selama libur panjang pekan ini. Hal itu untuk mengurangi volume lalu lintas yang diperkirakan akan padat. 

"Melalui Dirjen Perhubungan Darat, agar truk tidak beroperasi pada Jumat (21 April), Sabtu (22 April), maupun arus balik Senin (24 April)," kata Royke di lingkungan Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 21 April 2017. 

Menurut dia, meski presentasi jumlah truk yang melintas tidak besar, ukuran kendaraan ini menjadi gangguan. Truk bisa memakan kapasitas badan jalan sampai 30 persen. "Makanya ada aturan pada 2011, truk tidak masuk dalam kota," papar jenderal bintang dua ini.

Sementara itu, dari pantauan sampai pukul 15.00 WIB, kepadatan sudah tampak di jalur Semanggi arah barat, arah Cawang, Cikampek, dan lainnya. Personel sudah disebar mulai dari Tol Tangerang, Jagorawi, Cikampek, Cipularang, Cirebon, menuju Jawa Tengah. 

Royke menjelaskan, untuk titik kemacetan di DKI berada di Semanggi ke arah Tangerang dan Tol Kebon Jeruk. "Tapi dia tak separah Semanggi ke arah timur Cawang dan seterusnya dia pecah ke Cikampek dan Jagorawi," beber dia. 

Titik macet krusial ada di gerbang Tol Cikarang Utama. Ada perbaikan jalan di dua titik setelah Cikarang sehingga membuat kapasitas jalan Tol Cikampek semakin minim. 

"Strategi yang kita lakukan adalah pertama pengalihan arus. Jika terlanjur di tol, kita akan masukkan ke kantong-kantong parkir. Kantong ini ada di rest area," jelas dia. 

Sistem buka tutup dan gelar anggota bakal diberlakukan agar bisa cepat mendeteksi penyebab kemacetan yang sifatnya insiden. "Seperti kecelakaan, ada kerusakan truk, dan lain-lain," tukas dia.


(OGI)