Pengendara Mobil Stroke Lukai Empat Orang

   •    Jumat, 21 Apr 2017 00:22 WIB
kecelakaan mobil
Pengendara Mobil Stroke Lukai Empat Orang
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah mobil Toyota Innova berwarna putih yang dikendarai pria berusia 62 tahun tiba-tiba hilang kendali. Pengendara mobil tersebut diduga mengalami serangan stroke. Akibatnya tiga mobil beserta tiga motor ringset dan menyebabkan empat orang luka parah.

"Sekitar pukut 14:30 WIB, datang mobil Innova berwarna putih berkecepatan tinggi lalu menabrak dua mobil di depannya. Bukannya berhenti, mobil itu malah banting stir masuk jalur yang berlawanan menabrak satu mobil kemudian terguling dan menimpa dua sepeda motor," terang saksi, Rizal Septian, di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat, 20/4.

Menurutnya, kecelakaan diduga karena pengendara naas itu mengalami serangan stroke. Pasalnya setelah mobil dengan nomor polisi B 2127 BKY itu menghantam dua mobil di depannya jalur Jalan Puri Kencana, tepatnya di depan Wisma RMK, tidak langsung berhenti dan malah masuk ke arah yang berlawanan, Jalan Taman Aries, sehingga beradu banteng dengan tiga sepeda motor dan mobil sedan, sampai akhirnya terbalik.

"Diduga pengendara yang menyebabkan kecelakaan ini terkena serangan stroke, karena ketika diselamatkam dari dalam kemudinya terlihat kaku dan tidak sadarkan diri," kata Rizal.

Akibatnya, lanjut dia, tiga mobil lecet dan penyok di bagian depan serta belakang ditambah tiga motor ringsek. Pengendara motor yang tertimpa dan terserempet mobil naas tersebut berjumlah empat orang dan mengalami sangat serius yaitu patah tulang tangan dan kaki. Sedangkan penumpang dari tiga mobil yang ditabrak hanya mengalami luka ringan.

"Kemudian korbannya sekitar empat orang yang parah langsung dilarikan ke rumah sakit. Kalau yang luka lecet langsung pada pulang. Kemudian yang membawa mobil Innova itu sudah dijemput keluarganya untuk dibawa ke rumah sakit juga," jelas dia.

Sementara itu, Ahmad, 51, menambahkan empat orang pengendara sepeda motor yang menjadi korban teridiri dari dua perempuan dan dua laki-laki. Satu korban perempuan mengalami luka paling parah karena tangan seta kaki sebelah kanan diduga patah ditambah lecet disekujur tubunya dan tidak sadarkan diri.

"Paling parah dari empat korban itu satu orang, yaitu perempuan sekitar 50 tahunan, karena tangan dan kakinya sepertinya patah juga tidak sadarkan diri. Sisanya ada yang tangannya atau kakinya patah tapi masih sadar," beber Ahmad.

Kemudian anggota kepolisian dari Polsek Kembangan tiba di lokasi kejadian dan membawa seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan. Setelah itu, lalu lintas dari arah Kedoya ke Meruya yang sempat mengalami kepadatan hampir dua kilo meter mulai mencair. (MI)

 




(SCI)