Kemendikbud: 5 Hari Sekolah Bukan Full Day School

Achmad Zulfikar Fazli, Intan fauzi    •    Sabtu, 17 Jun 2017 17:42 WIB
pendidikan
Kemendikbud: 5 Hari Sekolah Bukan <i>Full Day School</i>
Ilustrasi. Foto: Antara/Maulana

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ogah jika kebijakan lima hari sekolah disebut full day school. Sebab, dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah tak dicantumkan kata 'full day school'.

"Kalimat 'full day school' menjadikan anak-anak tersandera. Padahal di Permen enggak ada satu pun kata-kata 'full day'," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemendikbud, Ari Santoso, dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 17 Juni 2017.

Program full day school sempat ramai diperbincangkan karena Mendikbud Muhadjir Effendy sempat mewacanakannya. Tapi, wacana itu ditunda lantaran ada penolakan dari masyarakat.

Belakangan, justru kebijakan sekolah 5 hari yang muncul. Ari mengatakan kebijakan sekolah 5 hari untuk memberikan pendidikan karakter kepada para pelajar.

Psikolog Pendidikan Karina Adistiana mengatakan, Kemendikbud semestinya memikirkan ulang soal kebijakan lima hari sekolah. Pemerintah perlu memikirkan lagi tujuan dari kebijakan itu.

"Maksudnya dan tujuannya sebetulnya apa? Datanya apa, kenapa kok alternatif solusinya menjadi ini? Itu kan yang harus dipikirkan ulang. Dan apakah memang betul-betul siap?" kata Karina.

Tak butuh pembelaan

Karina menganggap pembelaan Kemendikbud soal istilah full day school terkesan semantik semata. "Tapi poinnya tak berubah, dari tahun lalu perencanaannya tetap delapan jam," jelas Karina.


Karina Adistiana. Foto: Metrotvnews.com/Intan Fauzi

Menurut Karina, sekarang sudah banyak kajian terkait jam efektif anak. Salah satu sekolah di Singapura bahkan memotong jam pelajaran dan mengurangi mata pelajaran. Hasilnya efektif.

Karina mendorong Kemendikbud melakukan kajian serupa. Tak hanya sibuk menyampaikan pembelaan-pembelaan kepada publik.

"Kalau nantinya memang kementerian punya (kajian), mana? Itu yang belum keluar dari pembelaan-pembelaan mereka," kata dia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2017 tentang Hari Sekolah. Pasal 2 peraturan itu menyatakan hari sekolah dilaksanakan 8 jam dalam sehari atau 40 jam selama 5 hari.




(UWA)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

2 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA