AJI Jakarta Minta Kekerasan terhadap Jurnalis Antara Dituntaskan

Antara    •    Senin, 19 Jun 2017 15:08 WIB
kekerasan terhadap wartawan
AJI Jakarta Minta Kekerasan terhadap Jurnalis Antara Dituntaskan
iLUSTRASI--ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri didesak mengusut kekerasan yang dilakukan anggota Brigade Mobil (Brimob) kepada jurnalis Antara Ricky Prayoga. Permintaan maaf pimpinan Polri tak otomatis menggugurkan perkara.

"Usut dan seret pelaku ke pengadilan," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta Ahmad Nurhasim di Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Ahmad mengatakan, proses hukum harus berjalan agar korban mendapatkan rasa keadilan. Langkah tegas juga bisa melahirkan efek jera. "Dalam kasus ini, anggota Brimob menunjukkan arogansi, sikap, dan tindakan yang tidak profesional," tuturnya.

Baca: Wartawan LKBN Antara Jadi Korban Arogansi Oknum Aparat

Menurut AJI Jakarta, kekerasan dengan alasan apa pun tidak bisa dibenarkan. Tindakan melawan hukum dan tindakan pidana tidak bisa ditoleransi. "Jangan sampai kepolisian justru melindungi anggota yang melakukan tindak pidana."

Baca: Brimob Polda Metro Malu dengan Ulah Anggota

AJI Jakarta juga mendorong korban dan pimpinan Perum LKBN Antara melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jakarta Raya. Agar kasus tersebut diproses secara hukum.

Sebelumnya, wartawan LKBN Antara, Ricky Prayoga mengalami tindak kekerasan oleh sejumlah oknum Brimob. Kejadian tersebut terjadi saat akan meliput ajang kejuaraan bulu tangkis Indonesia Open Super Series di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu 18 Juni 2017.


(YDH)