Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir

Dian Ihsan Siregar    •    Jumat, 18 Jan 2019 15:48 WIB
abu bakar baasyir
Jokowi Bebaskan Abu Bakar Baasyir
Abu Bakar Baasyir di LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat. Foto: Istimewa

Jakarta: Narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir bebas. Presiden Joko Widodo membebaskannya atas dasar kemanusiaan. Pembebasan pemimpin Majelis Mujahidin Indonesia ini buah dari saran Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) sekaligus penasihat Jokowi, Yusril Ihza Mahendra.

"Jokowi menegaskan kepada saya bahwa beliau prihatin dengan keadaan Ustaz Abu Bakar. Karena itu meminta saya menelaah, berdialog, dan bertemu Abu Bakar di LP Gunung Sindur, Jawa Barat," ucap Yusril melalui keterangan tertulis, Jumat, 18 Januari 2019.

Baasyir sudah mendekam di penjara sekitar sembilan tahun dari total hukuman 15 tahun. Yusril mengatakan sudah saatnya Baasyir menjalani pembebasan tanpa syarat yang memberatkan. 

Menurut Yusril, saat ini Baasyir telah berusia 81 tahun dan kondisi kesehatannya semakin menurun. Ia sempat berbincang panjang dengan pendiri Pondok Pesantren Islam Al Mu'min itu.

Yusril mengatakan semua pembicaraan dengan Baasyir dilaporkannya ke Jokowi. Sehingga, Jokowi yakin ada cukup alasan untuk membebaskan Baasyir.

"Saya sangat menghormati para ulama. Saya tidak ingin ada ulama yang berlama-lama berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Karena itu Presiden Jokowi segera memerintahkan jajarannya untuk membebaskan Baasyir," ucap Yusril.

Menurutnya, administrasi pembebasan Baasyir akan dilakukan secepatnya. Baasyir minta waktu tiga hari untuk membereskan barang-barangnya yang ada di sel penjara. 

"Setelah bebas, Baasyir akan pulang ke Solo dan akan tinggal di rumah anaknya, Abdul Rahim," ucap Yusril.

Baasyir berterima kasih kepada pihak yang telah mengambil inisiatif membebaskan dirinya. "Pak Yusril ini saya kenal sejak lama. Beliau ini orang berani, sehingga banyak yang memusuhinya. Tetapi, saya tahu beliau menempuh jalan yang benar," sebut Baasyir.

Yusril datang ke LP Gunung Sindur ditemani Yusron Ihza dan Sekjen Partai Bulan Bintang Afriansyah Noor. Dia didaulat untuk menjadi imam dan khatib Jum’at di Mesjid LP. 

Keluarga Ustaz Abu Bakar Baasyir juga datang dari Solo. Hadir pula pengacara Abu Bakar Baasyir, Achmad Michdan, yang turut bersyukur atas bebasnya Baasyir.

Baasyir menjadi narapidana setelah didakwa sebagai kepala spiritual Jemaah Islamiyah (JI). JI adalah grup separatis militan Islam yang mempunyai kaitan dengan kelompok teror internasional, al-Qaeda.




(UWA)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA