Hanya Sedikit Kampus Punya Prodi Gizi dan Pangan

Ironis, Negara Agraris Tapi Kekurangan Ahli Pangan

Intan Yunelia    •    Kamis, 17 Jan 2019 19:52 WIB
beasiswa oscPendidikan Tinggi
Ironis, Negara Agraris Tapi Kekurangan Ahli Pangan
Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Asep Saefuddin, Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Asep Saefuddin mengatakan, Indonesia saat ini kekurangan ahli pangan dan gizi. Sebagai negara agraris, Indonesia seharusnya memiliki ahli tersebut, untuk memproduksi gizi dan pangan yang berkualitas.

"Kita ini di Indonesia kekurangan ahli pangan dan gizi. Padahal di satu sisi kita juga memerlukan suatu keahlian yang bisa memberikan ketahanan pangan dan gizi di Indonesia," kata Asep kepada wartawan di Kampus UAI, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 17 Januari 2019.

Menurutnya, gizi dan pangan merupakan kunci untuk menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas. Dengan ahli gizi yang mencukupi, Indonesia bisa memproduksi dan mengolah makanan sehat serta gizi yang baik bagi masyarakat.

Baca: Prodi Gizi dan Teknologi Pangan UAI Berkonsep Halal

"Otak kita, tubuh kita membutuhkan pangan dan gizi yang sehat dan betul-betul dibutuhkan oleh tubuh. Kalau tidak, bisa terjadi stunting (kerdil) seperti di sejumlah daerah, anak-anak tidak berkembang dengan baik, sehingga rata-rata tidak memiliiki bentuk tubuh ideal dan baik dan berpotensi kurang mampu bersaing," ujar Asep.

Karena hal tersebut, terang Asep, UAI membuka program studi (prodi) khusus gizi dan teknologi pangan. Melihat tenaga khusus kedua prodi ini sangat minim di Indonesia.

"Prodi yang berkaitan dalam pangan dan gizi itu relatif masih kurang. Kita tahu, di Jakarta ada 330 perguruan tinggi, itu hanya ada 13 kampus saja yang memiliki prodi teknologi pangan dan gizi. Sedikit sekali," paparnya.


(CEU)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA