Modal Tusuk Gigi, 2 Pelaku Ganjal ATM dan Raup Rp200 Juta

Deny Irwanto    •    Rabu, 24 Jan 2018 02:44 WIB
perampokananjungan tunai mandiri (atm)
Modal Tusuk Gigi, 2 Pelaku Ganjal ATM dan Raup Rp200 Juta
Ilustrasi. MTVN/M Rizal

Jakarta: Anggota Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap dua orang berinisial S dan Z, komplotan pencuri uang dengan modus ganjal mesin ATM. Keduanya selalu memanfaatkan tusuk gigi untuk melancarkan aksinya di kawasan Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan dalam waktu 2 bulan keduanya bisa meraup Rp200 juta.

"Tersangka Z bertugas memasang perangkap tusuk gigi yang ditempelkan ke kartu ATM yang telah dimodifikasi, sehingga tusuk gigi itu akan mengganjal ATM calon korban," kata Argo di Polda Metro, Selasa 23 Januari 2018.

Argo menjelaskan, tusuk gigi yang dimasukkan pelaku akan mengganjal kartu ATM calon korban. Ketika korban bingung karena ATM korbannya tidak bisa keluar, Z akan mendekati korban dan berpura-pura membantu sambil mengamati pin korban.

Argo kembali mengatakan, saat korban berkali-kali gagal mengambil ATM hingga putus asa, selanjutnya pelaku menggunakan gergaji kecil yang telah dimodifikasi untuk mengambil ATM korban.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur itu menjelaskan, selanjutnya pelaku langsung menguras uang milik korban menggunakan mesin ATM terdekat.

"Hasil kejahatannya itu kemudian dibagi dua sesuai dengan nominal milik korban," jelas Argo.

Para pelaku ditangkap, setelah dilakukan penyelidikan petugas mendapati petunjuk dari rekaman CCTV tempat mesin ATM. Mereka dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Atas kejadian tersebut, Argo mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang tak dikenal saat hendak mengambil uang di ATM.


(CIT)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA