Jangan Meremehkan Isu Lingkungan

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 21 Apr 2017 14:17 WIB
lingkungan hidup
Jangan Meremehkan Isu Lingkungan
Longsor. Antara Foto

Metrotvnews.com, Jakarta: Isu seputar perubahan lingkungan dianggap tak menarik untuk dibahas. Menurut Ketua Persatuan Hubungan Masyarakat (Perhumas) Agung Laksamana, penyebabnya karena isu tersebut susah disosialisasikan kepada masyarakat.

"Peran dan fungsi public relation (PR) ini critical, kita adalah story teller. Tapi harus diakui hal ini (isu perubahan iklim) sangat sulit dan kompleks," kata Agung dalam diskusi bertema Memperingati Hari Bumi dan Hari Kartini di kawasan Sudirman, Jakarta, Jumat 21 April 2017.


Diskusi Memperingati Hari Bumi dan Hari Kartini. Foto: MTVN

Padahal, isu perubahan iklim sangat nyata berdampak ke segala aspek kehidupan, terutama kondisi alam di Indonesia. Keadaan ini tak ditunjang dengan penafsiran ke bahasa yang mudah dicerna.

Ilmuwan, menurut Agung, lebih sering melibatkan bahasa akademis dan susah dimengerti. "Ini tidak diadress (diarahkan) ilmuwan untuk gampang dicerna," katanya.

Hasilnya banyak orang tak acuh dengan permasalahan lingkungan. Utusan Khusus Presiden RI untuk Pengendalian Perubahan Iklim Rachmat Witoelar menyebut isu perubahan iklim tak boleh dilupakan.

Menurut penelitian Utusan Khusus Presiden RI untuk Pengendalian Perubahan Iklim, 95% bencana alam karena perubahan iklim. Rachmat mengimbau masyarakat menyadari bahwa longsor atau banjir bandang karena perubahan cuaca, bagian dari pemanasan global.

"Ini kalau kita meremehkan, bagaimana lagi. Sangat parah dampaknya," ujar Rachmat.


(TRK)