Seorang WNI Diperiksa Terkait Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu

Arga sumantri    •    Jumat, 14 Jul 2017 13:57 WIB
sabupenyelundupan narkotika
Seorang WNI Diperiksa Terkait Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu
Dir Resnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Nico Afinta saat diwawancara oleh Media Indonesia di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (24/1). MI/ARYA MANGGALA

Metrotvnews.com, Jakarta: Polisi menangkap satu Warga Indonesia (WNI) terkait penyelundupan satu ton sabu di Serang, Banten. Dia kini masih diperiksa.

"(Dia) pemilik Restoran 88 (di Serang) di mana empat tersangka pernah berhenti beberapa kali," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 14 Juli 2017.

Baca: Pura-pura Mancing, Pelaku Cari Lokasi untuk Mendaratkan 1 Ton Sabu

Nico enggan menyebut identitas WNI tersebut. Sedangkan sang WNI mengatakan empat penyelundup hanya mampir di restoran miliknya. "Masih kami dalami bagaimana hubungan yang bersangkutan dengan empat tersangka ini," ungkap Nico.

Baca: Penyelundup Bawa 1 Ton Sabu ke Daratan Menggunakan Perahu Karet

Penyelundupan satu ton sabu ke Indonesia diinisiasi empat warga Taiwan. Keempatnya sudah ditangkap. Mereka masing-masing Lin Ming Hui, Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.

Lin Ming Hui tewas ditembak karena melawan. Ia merupakan bos alias pengendali penyelundupan satu ton sabu ke Indonesia.

Hsu Yung Li, jadi yang paling terakhir ditangkap setelah sempat buron. Ia dicokok saat coba kabur menaiki bus pariwisata di Cilegon, kemarin sore.


(YDH)