Nurbetty, Korban Kecelakaan di Purbaleunyi Dimakamkan Besok

Lis Pratiwi    •    Jumat, 19 May 2017 13:21 WIB
kecelakaan lalu lintas
Nurbetty, Korban Kecelakaan di Purbaleunyi Dimakamkan Besok
Kediaman Nurbetty Simanjuntak. Foto: MTVN/Lis Pratiwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Jenazah Nurbetty Simanjuntak, korban kecelakaan di Tol Purwakarta-Bandung-Padaleunyi (Purbaleunyi) km 91 arah Jakarta, akan dimakamkan Sabtu 20 Mei. Keluarga menyiapkan TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan, untuk peristirahatan terakhir Nurbetty.

Saat ini, suasana di kediaman korban, Jalan Tebet Barat, Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, sepi. Dewi, kakak Nurbetty, menyebut, jenazah adiknya dibawa ke rumah duka di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Dewi mengatakan, sejak pagi tadi, keluarga sudah berkumpul di rumah duka. Dewi mengaku tidak punya firasat Nurbetty pergi selamanya. Beberapa saat sebelum kecelakaan, menurut dia, Nurbetty sempat berkomunikasi dengan ibunya melalui pesan singkat.

"Masih berhubungan tadi malam, dia bilang macet," kata Dewi sambil menyeka matanya, Jumat 19 Mei 2017.

Dewi menerima kabar kecelakaan semalam. Tangis keluarga langsung pecah mengetahui Nurbetty yang sehari-hari bekerja sebagai guru menjadi korban.

Di rumah duka akan dilaksanakan acara adat. Dewi menambahkan, jenazah adiknya akan disemayamkan di TPU Menteng Pulo, besok. "Karena ada kakak yang masih ditunggu," ujar Dewi.

Kecelakaan beruntun melibatkan sepuluh kendaraan di Jalan Tol Purbaleunyi km 91, Kabupaten Purwakarta. Empat orang meninggal dan puluhan orang mengalami luka-luka.

Kecelakaan beruntun terjadi di jalan Tol Cipularang KM 91.300 arah Bandung menuju Jakarta, tepatnya di Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani.

Kecelakaan melibatkan truk trailer bernomor polisi B 9769 UIV, minibus Daihatsu Luxio D 1315 AAL, minibus Mazda B 1869 BIO, Isuzu Panther B 1929 WMH, Honda Freed B 8 FP, microbus ELF City Trans D 7905 AM, Toyota Avanza D 1055 NY, Toyota Yaris B 1480 FUC, bus Rencana Jaya F 7580 SD, serta Daihatsu Sirion B 1875 KZX.

Kecelakaan berawal saat truk trailer B 9769 UIV melaju di jalan lurus dan menurun dari arah Bandung menuju Jakarta. Sesampainya di kilometer 91, sopir diduga hilang kendali sehingga mengambil lajur tengah.

Tiba-tiba, truk itu menabrak Luxio D 1315 AAL yang  berada di lajur sebelah kanan bersama Mazda nopol B 1869 BIO dan Isuzu Panther. Kendaraan itu tidak bisa menghindar karena kondisi jalan menurun.

Panther menabrak kendaraan di depannya, Honda Freed. Honda Freed menabrak lagi kendaraan di jalur sebelah kiri yang sedang antre, yakni Microbus Elf City Trans, Toyota Avanza, Yaris, Sirion, dan Bus Kencana Jaya.


(TRK)