PNS DKI Bolos tak Dapat TKD Sebulan

Nur Azizah    •    Kamis, 21 Jun 2018 10:49 WIB
pns
PNS DKI Bolos tak Dapat TKD Sebulan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengancam akan mencabut Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) para pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak masuk hingga esok. Pencabutan TKD sesuai Pergub 108 tahun 2016 dan Keputusan Gubernur Nomor 409 tahun 2016 tentang TKD.

"Kalau sampai satu hari tidak hadir maka dia akan kehilangan satu bulan TKD. Itu ada Pergubnya. Jadi, nanti pukul 16.00 WIB kita akan tahu," kata Anies di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, 21 Juni 2018.

Pemotongan TKD juga berlaku bagi pegawai yang terlambat satu atau dua jam. Namun, pemotongan akan disesuaikan dengan aturan yang terdapat dalam Pergub TKD. 

"Dan kalau terlambat ada rumusnya, 10 menit, 30 menit, sejam, atau seterusnya ada rumusnya. Ada konsekuensinya pada pengurangan TKD," ungkap Anies. 

Mantan Menteri Pendidikan ini berharap seluruh PNS di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bisa lebih disiplin. Dia meminta PNS bekerja sesuai rencana program Pemprov.

Berdasarkan Pergub 108 tahun 2016, Perhitungan TKD berdasarkan prestasi kerja dikalikan nilai jabatan dikali nilai poin. Kemudian, Kewajiban ditambah potongan yang sah.

Sebelumnya, Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mengatur cuti bersama sejak 11 Juni hingga 20 Juni 2018. Cuti lebaran tahun ini diklaim sebagai cuti terpanjang sepanjang tahun.

(Baca juga: ASN tak Disiplin Dapat Langsung Dijatuhi Sanksi oleh Atasan)




(REN)