20 Jenazah Penumpang Lion Air Kembali Teridentifikasi

Kautsar Widya Prabowo    •    Jumat, 09 Nov 2018 07:24 WIB
Lion Air Jatuh
20 Jenazah Penumpang Lion Air Kembali Teridentifikasi
Ilustrasi--Petugas Basarnas mengumpulkan barang-barang temuan milik penumpang pesawat Lion Air JT 610 di Posko Penyelamatan Lion Air, Dermaga JICT 2, Jakarta, Selasa (30/10/2018) --Antara/PUSPA PERWITASARI

Jakarta: Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali mengidentifikasi 20 jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP. Beberapa data antemortem digunakan untuk mengidentifikasi jenazah.

"Hasil sidang rekonsiliasi hari ini pukul 16.00 wib di RS Polri Kramat Jati ada 20 penumpang yang dinyatakan terindentifikasi oleh Disaster Victim Identification (DVI) Polri," kata Kepala Rumah Sakit Polri Brigadir Jenderal Pol Musyafak di lokasi, Kamis, 8 November 2018.

Identitas ke-20 jenazah tersebut diantaranya:

1. Denny Maulana, laki-laki, 30 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
2. Shintia Melina, perempuan, 25 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
3. Yunita, perempuan, 32 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
4. Daryanto, laki-laki 43 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
5. Junior Priadi, laki-laki, 32 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
6. Hesti Nuraini, perempuan, 45 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
7. Inayah Fatwa Kurnia Dewi, perempuan 38 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
8. Merry Yulyanda, perempuan, 23 tahun, melalui pemeriksaan DNA dan medis.
9. Tri Haska Hafidzi, laki-laki, 31 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
10. Linda, perempuan, 49 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
11. Filzaladi, laki-laki, 30 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
12. Ary Budiastuti, perempuan, 48 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
13. Hasnawati, perempuan, 57 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
14. Wendy, laki-laki, 29 tahun, melalui pemeriksaan DNA.
15. Indra Bayu Aji, laki-laki, 39 tahun, melalui pemeriksaan sidik jari.
16. Dolar, laki-laki, 37 tahun, melalui pemeriksaan sidik jari.
17. Atul Efendi, laki-laki, 50 tahun, melalui pemeriksaan sidik jari.
18. Tan Toni, laki-laki, 60 tahun, melalui pemeriksaan sidik jari.
19. Hedi, laki-laki 36 tahun, melalui pemeriksaan sidik jari, medis dan properti.
20. Arif Yustian, 20 tahun, melalui pemeriksaan DNA.

Dengan demikian, kata Musyafak hingga hari ke-11 masa pencarian sebanyak 71 penumpang telah teridentifikasi. Rinciannya ialah 52 laki-laki dan 19 perempuan.

(Baca: Masa Pencarian CVR Lion Air Kemungkinan Ditambah)

"Belum ada penambahan kantong jenazah sampai malam ini yang tiba di RS Polri, masih 186 kantong," ujar Musyafak.

Hingga hari ini sudah ada 609 sampel Post Mortem Asam Deoksiribonukleat (DNA) yang diambil dari korban. Sementara data antemortem dari keluarga korban telah terkumpul 256 data.

Pesawat Lion Air PK-LQP rute Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat berpenumpang 189 orang dengan nomor registrasi PK-LQP itu terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S-107 07.16 E.


(JMS)