Kemendagri Dijaga Satu Peleton Polisi

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 12 Oct 2017 16:57 WIB
penyerangan kantor kemendagri
Kemendagri Dijaga Satu Peleton Polisi
Penyerangan di kantor Kemendagri, Rabu 11 Oktober 2017. Foto: MTVN/Istimewa

Metrotvnews.com, Jakarta: Mengantisipasi terjadinya penyerangan lanjutan, Kementerian Dalam Negeri berkoordinasi dengan Kepolisian dan TNI. Kepala Pusat Penerangan Kemendagri Arief M. Edhie mengatakan, kini pintu utama kantor Kemendagri dijaga sekira 30 polisi.

"Ada satu peleton anggota polisi di depan, dari Polda Metro Jaya dan Polsek Gambir," kata Arief di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis 12 Oktober 2017.

Pantauan di lapangan, belasan personel polisi berjaga di Pos Pamdal di pintu utama Kemendagri. Namun tak ada pasukan TNI yang ditugaskan menjaga objek vital pemerintahan. Arief mengatakan sifat penjagaan oleh TNI berlaku ketika keadaan genting.

Sehingga saat ini personel TNI memantau dari jauh. "Mereka sifatnya memantau, nanti kalau dirasa perlu baru turun. Kita sebelahan dengan Mabes AD juga kok," kata dia.

Baca juga: Kemendagri Laporkan Insiden Penyerangan dan Perusakan

Anggota polisi di lokasi mengatakan mendapat tugas melindungi Kantor Kemendagri. Kegiatan ini sesuai koordinasi antara Kemendagri dan Polri. Disinggung sampai kapan pihaknya menjaga aset pemerintah, ia mengaku tidak tahu pasti.

"Kita jaga sampai besok pagi, aplusan saja mas. Tapi jangka waktu sampai kapan berjaga di sini, belum ada arahan dari atas," kata salah satu anggota bernama Rama.

Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memang meminta Polres Jakarta Pusat untuk membantu pengamanan. Mengingat ada potensi serangan lain yang kemungkinan bisa terjadi. Karena persoalan serupa dengan Tolikara terjadi di Kabupaten Lani Jaya dan Kabupaten Yapen.

Baca juga: Penyerang Kemendagri Suruhan Kelompok yang Kalah di Pilkada

Sebelumnya Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Sumarsono menyebut akan mengevaluasi pengamanan di Kemendagri, akibat serangan yang terjadi Rabu kemarin. Ia mengaku telah bertemu dengan unsur pengamanan seperti Kepolisian, Pamdal dan bahkan TNI guna meningkatkan penjagaan.  

"Internal kami akan membenahi sistem pengamanan di Kemendagri," kata Sumarsono.


(MBM)