BATAN Harus seperti Penjual Obat Keliling

Dheri Agriesta    •    Rabu, 15 Nov 2017 15:03 WIB
puspiptek
BATAN Harus seperti Penjual Obat Keliling
Fasilitas iradiator gamma di BATAN. Foto: Metrotvnews.com/Gervin N Purba

Tangerang Selatan: Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) seperti penjual obat keliling yang aktif menjajakan dagangan. BATAN yang memiliki beragam teknologi dan produk harus menjual hasil riset mereka kepada industri.

"Jangan hanya menunggu, mesti ada seperti salesman untuk menjual hasil (riset) ke industri," kata Kalla di Kawasan Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu 15 November 2017.

Kalla menambahkan penawaran hasil riset juga bisa diakali lewat pengadaan pameran. Sehingga, pelaku industri mengetahui perkembangan teknologi yang dihasilkan BATAN.

Hal itu bisa memberikan dampak positif buat BATAN. Para peneliti BATAN bisa mendapatkan insentif dari beragam produk yang dihasilkan lewat riset panjang.

"Untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari apa yang telah dihasilkan. Apabila tidak, mengeluhnya ke anggaran, sekarang ada pertumbuhan sedikit," kata Kalla.

Baca: Teknologi Iradiator Gamma Serbaguna Siap Beroperasi

Kalla yakin ada banyak pelaku industri yang bisa memanfaatkan hasil riset Batan, seperti produk Iradiator Gamma Merah Putih yang baru saja diresmikan. Iradiator gamma bisa membuat hasil bumi menjadi lebih awet dari biasanya.

Tapi, Kalla juga mengingatkan agar BATAN memberikan sosialisasi terkait penggunaan iradiator gamma ini. Karena, masih banyak masyarakat yang ragu dengan keamanan bahan makanan yang diradiasi.

"Perlu ada sosialisasi bahwa gamma ini (aman), sehingga akan lebih baik kualitasnya. Tak menimbulkan efek negatif apa-apa," jelas Kalla.


(UWA)