Kemhan Buka Pameran Industri Pertahanan Dalam Negeri

Whisnu Mardiansyah    •    Minggu, 13 Aug 2017 10:52 WIB
pameran alutsista
Kemhan Buka Pameran Industri Pertahanan Dalam Negeri
Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Dr. Widodo mengapresiasi industri membuka secara resmi pameran industri pertahanan dalam negeri--Metrotvnews.com/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Dalam rangka menyambut HUT RI ke 72, Kementerian Pertahanan (kemhan) menyelenggarakan pameran industri pertahanan dalam negeri. Pameran tersebut digelar di Lapangan Bhineka Tunggal Ika, Kemhan, Jakarta 13 Agustus 2017.

Pameran diikuti 35 perusaahan dari BUMN dan perusahaan swasta. Pameran Industri pertahanan tahun ini mengambil tema 'Dengan Semangat kemerdekaan kita tingkatkan kemampuan industri pertahanan melalui kerja bersama seluruh komponen bangsa'.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Dr. Widodo mengapresiasi industri pertahanan dalam negeri.

"Produk yang dipamerkan bukti upaya kemandirian dari upaya tidak tergantung dari pihak asing," kata Widodo dalam sambutannya, di Lapangan Bhineka Tunggal Ika, Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu 13 Agustus 2017.

Baca: Kebutuhan Alutsista Mendesak

Dalam kesempatan itu, Widodo berkeliling ke seluruh stand-stand pameran. Salah satu yang terdepan dipamerkan adalah Panser Anoa buatan PT.Pindad.

Selain itu ada juga Senjata Penembak Runduk (SPR) 2 produksi PT.Pindad. Senjata sniper ini mampu menjangkau sasarannya dalam jarak 2 kilometer (km). Bahkan, dengan peluru jenis MU 3 Blam bisa menembus tank baja dan meledakannya.

Baca: Presiden Ingin Pengadaan Alutsista Mengikuti Perkembangan Teknologi

Beberapa BUMN yang turut serta diantaranya, PT Pindad, PT PAL, PT Dahana, dan dari swasta diantaranya PT Garda Persada, PT Robo Marine Indonesia dan PT Sari Bahari. Pameran akan dibuka untuk umum dan berlangsung hanya hari ini.

Bahkan pengunjung pun dipersilahkan menaiki kendaraan tempur tersebut untuk berkeliling di seputaran Jalan Medan Merdeka Barat.


(YDH)