Gatot Sebut Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI Sudah Tepat

Ilham wibowo    •    Rabu, 06 Dec 2017 12:14 WIB
mutasi tnipanglima tni
Gatot Sebut Mutasi 85 Perwira Tinggi TNI Sudah Tepat
Panglima TNI Gatot Nurmantyo memberikan keterangan pers di sela acara Silaturahmi Panglima TNI dan purnawirawan TNI di Jakarta. (Foto: MI/Bary Fathahillah)

Jakarta: Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebut mutasi sejumlah perwira tinggi sudah dilakukan dengan tepat. Perombakan dilakukan sebelum rencana pergantian calon panglima TNI.

Gatot mengungkapkan mutasi dilakukan sebelum ia mengetahui Presiden Joko Widodo mengajukan 
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon Panglima TNI ke DPR. Proses mutasi itu, kata dia, sudah melalui tahapan berdasarkan prosedur yang ada jauh sebelum surat Presiden. 

Pembahasan mutasi dilakukan bersama perwakilan KSAL, KSAU, dan KSAD pada 30 November. Keputusan keluar setelah mendapat restu dari Dewan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti).

"Kemudian tanggal 4 Desember kami rapat, pada saat rapat kami belum tahu (ada pergantian Panglima TNI). Ya belum tahu karena ditanyakan tadi bahwa saya tidak diberitahu oleh presiden," kata Gatot di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017.

Gatot menampik mutasi perwira tinggi TNI merupakan manuver yang dilakukan secara pribadi. Dia menegaskan keputusan itu tak melanggar etik lantaran dilakukan sebelum mengetahui rekomendasi dari Presiden Jokowi.

"Kalau saya diberitahu nanti (Panglima TNI) akan diganti Pak Hadi, sejak itu saya tidak boleh (mutasi). Saya tahunya sama Pak Hadi rapat selesai semua paraf," ujar Gatot.

(Baca juga: Jenderal Gatot Mutasi 85 Pati TNI)

Gatot menambahkan dia telah menghadap Presiden Jokowi ihwal pergantian Panglima TNI. Dalam pembahasan, Presiden juga mengingatkan supaya Gatot tidak melakukan rotasi di jajaran Perwira TNI.

"Kemarin saya menghadap Presiden sebaiknya tidak mengeluarkan (surat mutasi). Jadi kalau tanggal 5 Desember atau hari ini walaupun secara legalitas boleh tapi etika tidak, clear ya," ujar dia. 

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo melakukan mutasi besar-besaran kepada 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI di lingkungan tiga matra, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

Dalam keterangan tertulis Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa, Selasa 5 Desember 2017, menyebutkan mutasi jabatan di lingkungan TNI berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/982/XII/2017, tanggal 4 Desember 2017 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Dalam Skep itu ditetapkan mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI, terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara.




(REN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA