Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Dokter Tembak Istri Besok

Arga sumantri    •    Minggu, 12 Nov 2017 15:18 WIB
penembakan
Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Dokter Tembak Istri Besok
ILustrasi--Antara/Noveradika

Jakarta: Polisi akan menggelar prarekonstruksi kasus dokter menembak istrinya di Kramat Jati, Jakarta Timur Senin, 13 November 2017, besok. Rekonstruksi dilakukan untuk merunut kronologi penembakan.

"Iya besok (prarekonstruksi) pukul 10.00 WIB," kata Kasubdit Jatanras AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi, Minggu 12 November 2017.

Hendy menjelaskan, prarekonstruksi bakal dimulai dari Bekasi. Titik itu merupakan tempat awal sebelum Helmi berangkat menyambangi istrinya, Letty, di Azzahra Medical Center, Kramat Jati.

Baca: Pistol Jenis Revolver yang Digunakan Helmi Menembak Istrinya

Setelah itu, polisi juga bakal meminta Helmi memeragakan sejumlah adegan di tempat kejadian perkara (TKP). Reka adegan bakal dilakukan sampai Helmi menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. "Dari mulai dia pergi dari Bekasi, terus TKP di kliniknya. Terus ke Polda Metro," ungkapnya.

Helmi tega menembak istrinya, Letty yang juga berprofesi dokter. Insiden penembakan terjadi di Klinik Azzahra Medical Centre, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis 9 November, sekitar pukul 14.00 WIB.



Sebelum terjadi penembakan, korban dan pelaku sempat cekcok di lokasi. Pelaku juga mengusir para calon pasien yang hendak berobat dengan menggunakan senjata api miliknya.

Dugaan sementara, pelaku nekat menembak istrinya lantaran tak mau dicerai. Helmi pun kini sudah mendekam ditahan di Polda Metro Jaya.

Helmi dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Polisi juga menjerat tersangka dengan Undang-Undang Nomor 12 Darurat Tahun 1951 terkait penyalahgunaan senjata api.


(YDH)