JK Bahas Nuklir dan Investasi Migas dengan Wapres Iran

Desi Angriani    •    Rabu, 11 Jul 2018 17:46 WIB
indonesia-iran
JK Bahas Nuklir dan Investasi Migas dengan Wapres Iran
Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan Wakil Presiden Republik Islam Iran bidang Wanita dan Urusan Keluarga, Masoumeh Ebtekar - Medcom.id/Desi Angriani.

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menerima kedatangan Wakil Presiden Republik Islam Iran bidang Wanita dan Urusan Keluarga, Masoumeh Ebtekar di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara pada Rabu, 11 Juli 2018.

Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas progres kerja sama di bidang minyak dan gas (migas) termasuk kerja sama pengelolaan ladang minyak di Iran dan investasi kilang minyak di Indonesia.

"Juga kerja sama di bidang oil and gas. Itu sejak lama sebenarnya, dulu masih zamannya Ahmaddinejad, sekarang juga masih dijajaki lagi secara teknis," beber JK dalam sebuah jumpa pers di Kantor Wapres, Rabu, 11 Juli 2018. 

JK mengungkapkan, proses penjajakan kerja sama ini sudah sampai ke tahap pembicaraan teknis untuk masing-masing negara. Kerja sama tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi dibukanya embargo  oleh Amerika Serikat.

"Lagi proses teknis ini kan," imbuh dia.

Dia menambahkan, kerja sama itu belum sampai ke tahap Indonesia membangun kilang minyak. Melainkan, penjajakan antara Pertamina dengan National Iranian Oil Company (NIOC),  juga antara PLN dengan Iran Power Plant Projects Management Company (Mapna Group).

"Bukan kilang, tapi usaha di bidang perminyakanlah. Dalam tahap pembicaraan," tegas dia.

Masoumeh Ebtekar menambahkan, pembicaraan dengan JK juga terkait isu nuklir, sosial-politik dan ilmu pengetahuan. Termasuk, pemberdayaan perempuan melalui penggunaan teknologi berupa e-Commerce.

"Bagaiman kita mempromosikan dan memperkuat kerja sama ini, dan juga isu soal perempuan dan keluarga (sosial)," tukas dia. 




(REN)