Rekonstruksi Palu-Donggala Dirintis

Dheri Agriesta    •    Senin, 05 Nov 2018 14:31 WIB
Gempa Donggala
Rekonstruksi Palu-Donggala Dirintis
Kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sulteng. (ANT/ MUHAMMAD ADIMAJA)

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat rekonstruksi dan rekonsiliasi daerah terdampak gempa Sulawesi Tengah (Sulteng). Rapat membahas daerah relokasi pembangunan hunian untuk korban bencana.

Rapat dihadiri Menteri Koordinator bidang Pilitik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Agraria Tata Ruang Sofjan Djalil, dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola. Selain itu juga hadir perwakilan kabupaten dan kota terdampak bencana.

"Hari ini kita membahas bagaimana kita menyelesaikan perencanaan pembangunan kembali rumah-rumah bagi masyarakat terdampak," kata Wiranto usai rapat di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 5 November 2018.

Baca: Korban Gempa Sulteng akan Direlokasi

Wiranto mengatakan pencarian daerah relokasi harus dilakukan dalam waktu cepat. Karena, ada banyak yang tak layak huni karena dilalui sesar Palukoro. Daerah ini ditandai sebagai zona merah.

Mantan Panglima TNI ini menjelaskan perumahan baru tak mungkin dibangun di daerah zona merah. Karena, gempa bisa mengancam kapan saja.

"Karena setiap saat kita bisa kena gempa lagi, untuk apa kita membangun suatu lokasi, satu perumahan-perumahan yang risiko gempanya tinggi," jelas Wiranto.

Badan Geologi Nasional diminta memastikan daerah mana saja yang masuk zona merah. Pemerintah akan mengacu kepada data itu dalam membuat perencanaan relokasi.

"Perencanaan itulah yang nanti apakah jumlahnya berapa, lokasinya di mana, itu yang harus diselesaikan dalam waktu sebulan," kata mantan Panglima TNI itu.


(YDH)