Tanggap Darurat Bencana Sulteng Diperpanjang 14 Hari

Putri Anisa Yuliani    •    Kamis, 11 Oct 2018 15:17 WIB
Gempa Donggala
Tanggap Darurat Bencana Sulteng Diperpanjang 14 Hari
Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho: MI/Putri Yuliani

Jakarta: Masa tanggap darurat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah yang sedinya berakhir hari ini. Namun, diperpanjang hingga 14 hari mendatang.

"Hari ini pukul 09.00 WITA para pemangku kebijakan mengadakan rapat gabungan dipimpin Gubernur Sulawesi Tengah menyimpulkan bahwa masa tanggap darurat akan kembali dibuka selama 14 hari. Dari 13 Oktober hingga 26 Oktober," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, Kamis, 11 Oktober 2018.

Sementara itu, karena permintaan warga proses evakuasi yang sedianya diakhiri hari ini akan diperpanjang hingga besok. Basarnas dan tim SAR gabungan masih akan mencari korban hingga sore hari.

Sutopo menyebut pemerintah melarang masyarakat yang ingin tetap mencari anggota keluarganya yang belum ditemukan karena tertimbun. Sebabnya, kondisi jenazah telah rusak, karena membusuk dan berpotensi menimbulkan penyakit.

Sementara itu dari gempa berkekuatan 7 4 skala Richter pada 28 September lalu, korban jiwa yang ditemukan adalah 2.073 jiwa dan 10.679 korban luka-luka. Sementara jumlah pengungsi sebanyak 87.728 orang.


(YDH)