Bos Penyelundup 1 Ton Sabu Ditembak saat Coba Menabrak Polisi

Arga sumantri    •    Jumat, 14 Jul 2017 14:34 WIB
sabu
Bos Penyelundup 1 Ton Sabu Ditembak saat Coba Menabrak Polisi
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta. Foto: MI/Arya

Metrotvnews.com, Jakarta: Gembong penyelundup 1 ton sabu, Lin Ming Hui, mati ditembak polisi. Lin ditembak saat berusaha melarikan diri dengan cara menabrak polisi.
 
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Nico Afinta, mengatakan, polisi terpaksa melakulan tindakan tegas karena membahayakan petugas saat hendak ditangkap.
 
Nico menceritakan, saat diberi peringatan, Lin bukannya menyerah, malah menggas kencang-kencang mobilnya ke arah petugas. Anggota polisi yang di hadapannya terpaksa melompat menghindari tabrakan.

Baca: Seorang WNI Diperiksa Terkait Kasus Penyelundupan 1 Ton Sabu

"Yang bersangkutan membawa mobil, lalu menabrakkan mobilnya kepada anggota, hadap-hadapan," kata Nico di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Jumat 14 Juli 2014.

 

Mendapat perlawanan dari pelaku, polisi akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak pelaku. "Yang bersangkutan akhirnya ditindak tegas dan luka-luka. Kami bawa ke rumah sakit namun meninggal di perjalanan," kata Nico.
 
Lin Ming Hui diyakini sebagai pengendali penyelundupan 1 ton sabu ke Indonesia dari Ghuang Zhou, Tiongkok. Ia bersama tiga rekannya coba menyelundupkan barang haram itu lewat jalur laut dan menurunkannya di kawasan Anyer, Banten.

Baca: Buron Penyelundup 1 Ton Sabu Ditangkap di Cilegon

Penggerebekan dilakukan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Jalan Anyer Raya, Serang, Banten. Tiga rekan Lin, sudah dicokok. Mereka yakni Chen Wei Cyuan, Liao Guan Yu, dan Hsu Yung Li.
 
Penyergapan bermula dari informasi Kepolisian Taiwan kalau bakal ada pengiriman narkoba jenis sabu dari Tiongkok ke wilayah Indonesia. Tim lalu melakukan penyelidikan selama dua bulan terakhir.




(FZN)