Alasan Jokowi Menonton Konser Band Asing

Yogi Bayu Aji    •    Sabtu, 12 Aug 2017 13:39 WIB
musikpancasilakonser musik
Alasan Jokowi Menonton Konser Band Asing
Presiden Joko Widodo menonton penampilan salah satu penyanyi asal Inggris Charlie XCX dalam festival musik We The Fest 2017 di Jiexpo Kemayoran. ANT/Rossa Panggabean.

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo punya alasan kuat terkait hobinya menonton konser band asal luar negeri. Jokowi ingin mencari referensi untuk membandingkan kemajuan budaya dan kesenian Indonesia.

Jokowi merupakan seorang metalhead, julukan bagi penggemar musik metal. Mantan Wali Kota Surakarta ini kerap menonton band 'asing' yang menggelar konser di Indonesia.

"Saya nonton Linkin Park, saya nonton semuanya, Metallica saya nonton, Lamb of God saya nonton, Judas Priest saya nonton. Tapi, untuk apa harus tahu? Untuk apa kita nonton? Untuk membandingkan posisi kita ada di mana," kata Jokowi dalam peluncuran program penguatan pendidikan Pancasila di Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu 12 Agustus 2017.

Jokowi ingin melihat di mana kekalahan kebudayaan Indonesia. Dia tak ingin produk kesenian Indonesia kalang saing dengan seni pertunjukkan luar negeri.

"Untuk membandingkan, tahu bagaimana mereka menata manajemen lighting seperti apa, manajemen panggung seperti apa, pengelolaan penonton seperti apa," jelas dia.

Meski begitu, Jokowi tak masalah bila generasi muda lebih menikmati musik yang dihasilkan band luar negeri. "Senang enggak apa-apa. Tapi, jangan beri kesenangan kita semuanya pada dia (band luar negeri)," jelas mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Dia pun menyinggung kedatangan penyanyi asal Inggris Ed Sheeran ke Jakarta pada 9 November 2017. Jokowi mengingatkan, Indonesia juga punya talenta jempolan dalam bidang musik. Jokowi mencontohkan Giring Nidji yang kebetulan hadir dalam acara peluncuran program penguatan Pancasila.

"Kita punya mas Giring Nidji. Punya kenapa harus pilih yang ini, ya ndak? Kita juga punya yang misalnya senang (musik) rock punya Superman is Dead, ya enggak? Kita punya juga Burgerkill," jelas dia.

Jokowi mengingatkan, ada pertarungan ideologi yang masuk melalui infiltrasi budaya. Indonesia, kata dia, juga tak kalah hebat karena memiliki budaya yang sangat kaya.

"Kita memiliki semuanya, budaya kita juga kita lihat yang tarian, dari Sabang sampai Merauke berapa puluh ribu kita miliki, jenis jenis tarian kita miliki. Ini hanya untuk ingatkan kepada kita semuanya sekali lagi bahwa ideologi Pancasila itu untuk bisa mengarahkan kita kembali kepada cita-cita kemerdekaan Indonesia," jelas dia.


(DRI)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

27 minutes Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA