Kemenristekdikti Dukung Minahasa Miliki Politeknik Industri Kopra

Intan Yunelia    •    Jumat, 14 Sep 2018 19:53 WIB
Pendidikan Vokasi
Kemenristekdikti Dukung Minahasa Miliki Politeknik Industri Kopra
Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Djumain Appe, Medcom.id/Intan Yunelia.

Jakarta: Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendukung usulan Pemerintah Kabupaten Minahasa mendirikan Politeknik Industri Kopra. Wilayah ini salah satu penghasil kopra terbesar di Tanah Air. 

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Djumain Appe mengatakan proses pendirian politeknik membutuhkan waktu satu tahun. Banyak prasyarat yang mesti disiapkan, mulia dari berkas-berkas hingga pembiayaan. 

"Diusulkan tahun ini dan persyaratan kita harus bikin itu roadmap-nya. Kira-kira arah pendidikannya kemana, kemudian persyaratan lain ada enggak lahannya," kata Djumain di Jakarta, Jumat, 14 September 2018.

Untuk satu politeknik setidaknya dibutuhkan lahan seluas 10 hektare. Adapun skema pembiayaannya perlu melibatkan pemerintah pusat, dalam hal ini Kemenristekdikti dan pemerintah daerah. 

Baca: Terapkan Iptek Pada Produksi Minyak Nilam Indonesia

"Siapa yang membangun gedungnya dan fasilitas prasarananya. Nanti kita bicara tentang pembiayaan operasional 2-3 tahun ke depan," jelasnya. 

Anggaran pembangunan satu politeknik dibutuhkan dana sekitar Rp100 miliar. Salah satu yang menguras dana adalah pembangunan sarana gedung dan fasilitas. 

Pembangunan politeknik tak bisa berjalan tanpa melibatkan industri. Pasalnya, industri itulah yang nantinya menjadi tempat praktik kerja mahasiswa.

"Jadi politeknik tidak bisa hanya kita yang punya, harus ada industri juga. Kalau industrinya enggak ada enggak akan berjalan dengan baik," pungkasnya.


(CEU)